APBD Kepri 2022 Rp3,870 triliun diarahkan buat penanganan COVID-19

id APBD penanganan covid-19

APBD Kepri 2022  Rp3,870 triliun  diarahkan buat  penanganan COVID-19

Sidang paripurna pengesahan Perda APBD Pemprov Kepri 2022 di Kantor DPRD Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (29/11/2021) ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengatakan belanja daerah pada APBD 2022 sebesar Rp3,870 triliun diarahkan untuk pemulihan ekonomi dan penanganan COVID-19.

"Total belanja semuanya diarahkan untuk percepatan penyediaan sarana prasarana layanan publik, perlindungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelaksanaan vaksinasi COVID-19, insentif tenaga kesehatan serta belanja kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat," katanya usai menghadiri paripurna pengesahan Perda APBD 2022 di Kantor DPRD Pulau Dompak, Senin.

Selain itu, Ansar menyebut Pemprov Kepri tetap menjaga konsistensi terhadap anggaran belanja dengan alokasi APBD minimum 20 persen fungsi pendidikan dan kesehatan 10 persen yang sesuai dengan peraturan perundang-undang tentang pedoman penyusunan anggaran.

"Guna peningkatan kesejahteraan masyarakat, kita tetap menjaga sinergitas program-program prioritas nasional yang sudah ditentukan," ujar Ansar.

Selanjutnya, Ansar juga menegaskan kebijakan pembangunan pada tahun pertama RPJMD Provinsi Kepri 2021-2026 adalah pemulihan ekonomi dengan penguatan jaring pengaman sosial melalui tata kelola pemerintah yang baik dengan menjunjung nilai-nilai budaya Melayu dan nasional.

Kebijakan ini, lanjutnya, harus dilaksanakan dengan baik untuk dapat mewujudkan visi bersama yaitu "Terwujudnya Kepri yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya".

Lanjut Ansar, Pemprov Kepri sangat mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kepri atas komitmen bersama dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2022.

"Terima kasih saya sampaikan kepada TAPD serta semua pihak dalam proses pembahasan Rancangan APBD 2022 yang telah memberikan dukungan dalam pembahasan ini dan dapat kita selesaikan dan juga dapat disetujui," tutur Ansar.

Sementara itu, Ketua DPRD Jumaga Nadeak menyampaikan penyusunan APBD Provinsi Kepri tahun anggaran 2022 diproyeksi sebesar Rp3,870 triliun dengan rincian pendapatan daerah sebesar Rp3,480 miliar, dengan rincian dana transfer sebesar Rp2,1 triliun, kemudian pendapatan asli daerah (PAD) meliputi sektor pajak daerah sebesar Rp1,15 triliun, retribusi daerah Rp69 miliar.

"Seluruh fraksi menyetujui Perda APBD Pemprov Kepri 2022 disahkan sebesar Rp3,870 triliun," kata Jumaga menutup sidang paripurna.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE