Pelabuhan Batuampar akan dijadikan khusus roro dan penumpang

id pelabuhan batuampar, pelabuhan batam,kunjungan menteri luhut di batam, kunjungan luhut ke batam,menteri perhubungan, kun

Pelabuhan Batuampar akan dijadikan khusus roro dan penumpang

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Batam Kepulauan Riau, Senin. (ANTARA/ Naim)

Batam (ANTARA) - Pelabuhan Batuampar di Kota Batam, Kepulauan Riau, yang saat ini untuk kontainer, akan diubah menjadi melayani kapal roro dan kapal penumpang.

"Untuk roro nanti kita siapkan," kata kata Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam kunjungannya di Batam Kepulauan Riau, Senin.

Ia menyatakan pihaknya ingin hanya ada dua pelabuhan di Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam Kepulauan Riau, sedangkan yang sudah ada lainnya akan ditutup.

"Di Batam ini, kita akan bikin dua pelabuhan saja. Yang lain tutup, dalam dua tahun ini," kata Luhut.

Ia mengemukakan bahwa satu di antara dua pelabuhan itu, berlokasi di Tanjungpinggir, yang baru akan dibangun, sedangkan satu pelabuhan lainnya masih belum ditentukan.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan satu pelabuhan lainnya di Batam itu berlokasi di Kabil.

"Yang satu ini (di Tanjungpinggir), nanti kita cari satu lagi mana. Apakah nanti kita pakai Kabil untuk keperluan sendiri dan dalam negeri, nanti kita akan tentukan," kata Menko Marves.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya menyatakan Pelabuhan Batuampar juga akan dijadikan untuk melayani kapal penumpang.

"Untuk roro dan penumpang," kata Budi Karya.

Sementara itu, Pemerintah berencana membangun pelabuhan kontainer baru di Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam yang berlokasi di Tanjungpinggir Kecamatan Sekupang, berhadapan langsung dengan Singapura.

Pelabuhan baru akan berkonsep ramah lingkungan dan cerdas, green and smart port, dengan tetap mempertahankan danau dan mangrove yang sudah ada.

Menhub mengutarakan harapannya agar pelabuhan baru itu bisa beroperasi sebelum 2024.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE