Menparekraf harap peningkatan jumlah wisatawan Indonesia-Singapura

id Sandiaga Uno,Vivian Balakrishnan,menparekraf ,wisatawan singapura,wisatawan indonesia,pariwisata indonesia

Menparekraf harap peningkatan jumlah wisatawan Indonesia-Singapura

Ilustrasi: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat memberikan sambutan di acara 'High-level Thematic Debate on Tourism’ yang digelar United Nations General Assembly Hall, New York, Amerika Serikat, Rabu (4/5/2022). ANTARA/HO-Kemenparekraf

"Kita ke depan akan melihat antara kedua negara lebih banyak perjalanan penerbangan pesawat, kapal feri, lebih banyak hotel dibuka, simplifikasi proses untuk pariwisata, dan perjalanan yang lancar seperti sebelumnya. Ini akan menjadi kesempatan besar

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengharapkan jumlah wisatawan antara Indonesia dan Singapura meningkat, dalam upaya pemulihan pasca-pandemi COVID-19.

Hal itu dikatakan Menparekraf saat bertemu Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Singapura, guna mendiskusikan upaya meningkatkan kerja sama sektor pariwisata.

"Beliau adalah teman baik. Kami percaya dengan ada upaya pemulihan pascapandemi,” ucap Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan Indonesia dan Singapura telah berhubungan baik selama ini dalam sektor pariwisata. Misalnya, kota Batam dan Bintan yang berada di Kepulauan Riau memiliki angka kunjungan cukup tinggi atas kedatangan warganegara Singapura.

Menparekraf Sandiaga Uno sangat mengharapkan hal tersebut dapat meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan, baik di Batam dan Bintan maupun area di sekitarnya.

"Saya sangat berterima kasih atas bantuan dukungan terkait kapasitas kapal feri dan kapasitas penerbangan dari Singapura ke sejumlah destinasi di Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menganggap kesempatan Indonesia dan Singapura saling membuka perbatasan pasca-pandemi sangat terbuka lebar.

Ia merasa sangat yakin hubungan kedua belah pihak khususnya dalam sektor pariwisata dapat ditingkatkan secara signifikan dan menguntungkan kedua negara tersebut.

"Kita ke depan akan melihat antara kedua negara lebih banyak perjalanan penerbangan pesawat, kapal feri, lebih banyak hotel dibuka, simplifikasi proses untuk pariwisata, dan perjalanan yang lancar seperti sebelumnya. Ini akan menjadi kesempatan besar untuk Indonesia dan Singapura," ungkap dia.

Baca juga:
Menikmati "Treasure Bay" surga tersembunyi di Pulau Bintan

Kelong apung destinasi wisata favorit kala libur Lebaran di Bintan

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE