
Mensos: bantuan sosial berupa uang bukan telur

Yang jelas saya enggak bantu telur, karena enggak mungkin. Gimana cara baginya orang jutaan jumlahnya, kita bagi pecah sampai sana. Kita bantu uang ya
Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan klarifikasi soal pengaruh penyaluran bantuan sosial reguler dalam Program Bantuan Pangan Non-Tunai atau Kartu Sembako terhadap kenaikan harga telur.
Di Jakarta, Rabu, Menteri Sosial menyatakan bahwa Kementerian Sosial menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) senilai Rp200.000 per bulan per keluarga manfaat dalam bentuk uang tunai, bukan telur.
"Yang jelas saya enggak bantu telur, karena enggak mungkin. Gimana cara baginya orang jutaan jumlahnya, kita bagi pecah sampai sana. Kita bantu uang ya," katanya.
Keluarga penerima manfaat, ia melanjutkan, bisa menggunakan bantuan dana tersebut untuk membeli bahan pangan pokok, termasuk membeli telur.
"Enggak ada kita menyiapkan (telur). Bagaimana caranya sekian juta orang kali... Taruh lah satu orang satu kilo saja, 10 juta kilo. Bagaimana dengan 18 juta orang?" katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensos klarifikasi soal pengaruh bantuan sosial pada harga telur
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor:
Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026
