Logo Header Antaranews Kepri

Disdik Riau bantah terlibat calo penerimaan siswa baru

Kamis, 1 September 2022 15:14 WIB
Image Print
Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Riau Yusri Rasul saat diwawancarai wartawan. (ANTARA/Annisa Firdausi)

Pekanbaru (ANTARA) - Kepala Bidang Pembinaan SMK pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau Yusri Rasul membantah pihaknya terlibat dalam dugaan pungutan liar dengan meminta sejumlah uang kepada orang tua calon siswa agar bisa diterima di SMK Negeri 4 Pekanbaru.

Yusri saat ditemui di Pekanbaru, Kamis, memastikan tidak ada keterlibatan Disdik dalam calo dan pungutan liar (pungli) yang dilakukan SA (57) yang dibekuk Sat Reskrim Polsek Tampan setelah menipu orang tua calon murid.

"Kami telah mendapatkan laporan langsung sekitar dua hari lalu. Tapi kami pastikan tak ada keterlibatan Disdik dalam pungli (pungutan liar) dan calo tersebut," ujarnya.

Ia membenarkan pihaknya memang memberikan memo dan rekomendasi kepada sekolah terkait adanya calon murid agar bisa diterima di sekolah tertentu. Tapi, tidak ada uang ataupun pungutan yang diambil.

"Kami tak membantah adanya memo yang ditujukan kepada Kepala Sekolah untuk memasukkan siswa. Namun, bunyinya, 'Mohon bantu sesuai ketentuan, mohon bantu jika memungkinkan'. Kami tak menetapkan maupun menerima sejumlah uang atas rekomendasi tersebut," kata Yusril.

Sebelumnya seorang pria SA (57) dibekuk Sat Reskrim Polsek Tampan setelah menipu orang tua yang akan memasukkan anaknya sebagai calon murid di SMK Negeri 4 Pekanbaru, Senin (29/8).

SA mengaku menerima uang Rp16,850 juta dari orang tua calon siswa. Namun, setelah uang disetorkan, anak-anak mereka tidak kunjung diterima di SMK N 4 Pekanbaru.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dinas Pendidikan Riau bantah terlibat calo penerimaan murid baru



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026