Logo Header Antaranews Kepri

Basarnas libatkan tim penyelam cari korban Kapal Cantika Express 77

Sabtu, 29 Oktober 2022 17:11 WIB
Image Print
Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur masih terus melakukan pencarian terhadap para penumpang yang menjadi korban dalam peristiwa terbakarnya Kapal Cepat Cantika Expres 77 . (ANTARA/HO-Basarnas Kupang)

Kupang (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang NTT mengerahkan tim penyelam guna mencari korban yang diduga terjebak dalam bangkai Kapal Cepat Cantika Expres 77 yang terbakar di sekitar Perairan Naikliu Kabupaten Kupang.

"Kami mengerahkan semua potensi dimiliki Basarnas Kupang untuk mencari para korban Kapal Cepat Cantika Expres 77 yang masih dinyatakan hilang," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang I Putu Sudayana di Kupang pada Sabtu.

Pencarian dengan penyelaman yang melibatkan TNI AL serta Basarnas Kupang itu dilakukan di lokasi Kapal Cepat Cantika Expres 77 terbakar.

"Kami sudah melakukan penyelaman untuk mencari para penumpang yang diduga terjebak dalam bangkai kapal yang terbakar, pencarian dilakukan tim SAR dengan menyisir bodi kapal yang tenggelam di bawah laut," ujar dia.

"Tim SAR sudah melakukan penyisiran pada bagian-bagian kapal yang terbakar untuk mencari korban yang diduga terjebak dalam bangkai kapal tetapi tidak ditemukan ada korban," ujar dia lagi.

Sementara itu, tim SAR Kantor Basarnas Kupang ikut melibatkan keluarga para korban dalam proses pencarian.

"Beberapa keluarga para korban yang masih hilang ikut serta dalam operasi pencarian terhadap para korban bersama tim SAR," ujar dia.

Menurut dia operasi pencarian yang juga diikuti para keluarga para korban pada hari kelima belum ada penemuan korban.

"Sampai hari ini juga masih nihil belum ada tanda-tanda korban ditemukan," ujar dia.

Ia menjelaskan fokus pencarian terhadap para korban yang masih dinyatakan hilang telah diperluas hingga ke wilayah perairan Pulau Semau dan Teluk Kupang dengan mengerahkan unsur Kapal Negara Antareja dan RIB 10 Kupang.

Dikatakannya sesuai aturan Basarnas melakukan operasi pencarian terhadap para korban hanya tujuh hari artinya hingga hari Ahad (30/10) sejak peristiwa kebakaran Kapal Cepat Cantika Expres 77 terjadi.

"Kami tentu melakukan evaluasi apalah masih memungkinkan melanjutkan operasi pencarian atau tidak. Evaluasi dilakukan melibatkan semua pihak terkait dalam operasi pencarian ini," ujar dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas libatkan tim penyelam cari korban kapal terbakar di NTT



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026