
Mendag: pasokan dan harga bahan pokok aman jelang Natal dan Tahun Baru

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, pasokan dan harga barang kebutuhan pokok aman, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.
"Secara keseluruhan, stok tersedia dan harganya stabil. Oleh karena itu, sekali lagi stok tersedia, harganya stabil. Segala hal kita lakukan agar stok bapok aman," kata Mendag lewat keterangannya di Jakarta, Kamis.
Mendag menyampaikan, pemerintah terus berusaha menjaga stok.
Mendag mengungkapkan, untuk harga beras di ritel modern masih stabil, bahkan terdapat beras dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET). Sementara harga beras Bulog tetap, tidak ada perubahan.
"Bahkan, tadi di sini ada beras dengan harga di bawah HET yang diproduksi Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta," kata dia.
Mendag mengatakan, inflasi pada November 2022 tercatat 5,42 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 5,71 persen.
Artinya terdapat harga barang kebutuhan yang mengalami penurunan di pasar, termasuk ayam. Namun, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, misalnya telur.
"Kenaikan harga telur disebabkan permintaan yang meningkat jelang Natal dan tahun baru. Harga telur naik sedikit karena permintaan naik. Nanti kalau permintaannya biasa lagi, harganya akan turun kembali. Kenaikan ini masih wajar sebesar Rp30.700/kg, tetapi di ritel modern masih Rp27.000 per kg," kata Zulkifli.
Mendag mengatakan, Kemendag terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok.
"Pemerintah selalu berdiskusi dengan pemangku kepentingan, termasuk asosiasi pelaku usaha untuk cari jalan keluar bersama," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendag: Stok dan harga bapok aman jelang Natal dan Tahun Baru
Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
