Logo Header Antaranews Kepri

Jenazah Nelayan Ditabrak Tongkang Ditemukan

Jumat, 22 Oktober 2010 10:57 WIB
Image Print

Karimun, (ANTARA News) - Jenazah Razwanda (18), nelayan yang kapalnya ditabrak kapal tongkang di perairan Rukau, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pada pukul 03.30 WIB, Kamis (14/10) ditemukan.

Jasad Razwanda alias Wanda ditemukan nelayan Moro dan tiba di Tanjung Balai Karimun, Kamis sore, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Karimun untuk dimandikan sebelum dibawa keluarga ke Telaga Punggur, Batam, Jumat pekan ini.

Wanda, merupakan satu dari dua nelayan yang tewas dalam musibah tabrakan dengan kapal tongkang,'' kata Ketua Gabungan Nelayan Tradisional Karimun Acay Lim, di kamar jenazah RSUD Karimun, Kamis 21 Oktober 2010.

Sebelumnya, pada Rabu pekan ini, rekan Wanda bernama Aris juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah di bawa keluarga.

Acay Lim menuturkan mendapat kabar nelayan Moro menemukan sesosok mayat mengapung di laut pada Kamis pagi. Pihaknya kemudian mengerahkan satu kapal cepat (boat pancung) untuk menjemput jenazah ke lokasi penemuan mayat.

Yudi, korban selamat memastikan bahwa jasad tersebut adalah Wanda yang didasarkan pada pakaian yang dikenakan saat ditemukan nelayan.

''Dia memakai jaket kombinasi biru, merah dan kuning serta kaos dalam hijau. Sedangkan celananya setinggi lutut berbahan 'jeans' warna biru,'' katanya.

Dia menuturkan, Wanda dan Aris tenggelam karena terseret pusaran air akibat ombak 'tugboat' penarik tongkang.

''Kami tidak melihat ada tongkang karena tidak dilengkapi lampu, saat itu kami sedang lego jangkar dan tiba-tiba kapal kami terbalik,'' katanya sambil menjelaskan kapal yang dinaikinya berbobot sekitar 7 ton dan merupakan kapal jaring ikan malong.

Dia bersama Alex (nakhoda kapal) dan David berhasil menyelamatkan diri dengan cara bergantung pada kotak kompor berbahan kayu.

''Kami bertiga diselamatkan nelayan pada pagi hari, sekitar pukul 08.00 WIB,'' jelasnya.

Sampai saat ini, dia mengaku tidak mengetahui nama kapal tongkang yang menenggelamkan dirinya bersama empat rekannya.

''Nakhoda dan awak tugboat mungkin tidak mengetahui kalau tongkang yang ditarik menabrak kapal kami,'' ucapnya.

Pantauan, kondisi jasad Wanda yang masih berpakaian lengkap memprihatinkan, kaki kanannya putus hingga lutut, kepala tinggal tengkorak dan tubuh memutih akibat mengelupas terendam air.

Jamaluddin, ayah Wanda mengatakan akan memakamkan anaknya itu di Telagapunggur, Batam.

''Kami pasrah dengan kepergian Wanda, mungkin sudah garisan nasibnya harus meninggalkan kami di usia muda,'' katanya. (ANT-028/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026