
Harga Ayam di Tanjungpinang Naik Rp4.000

Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga daging ayam di Pasar Baru Kota Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau naik Rp4.000 per kilogram dalam dua pekan terakhir.
Pedagang daging ayam di Pasar Baru Tanjungpinang, Untung, 27 tahun, Senin 25 Oktober 2010, mengatakan, harga daging ayam naik dari Rp22.000 per kg menjadi Rp26.000 per kg.
"Harga daging ayam naik karena stok di peternak terbatas," ungkap Untung.
Ia mengatakan, pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang membeli daging ayam dari peternak di kota tersebut dan Kabupaten Bintan.
Daging ayam pedagang eceran dijatah terbatas oleh peternak karena stok di kandang sedang menipis.
Dalam dua pekan terakhir ia hanya mendapat jatah 15-20 kg, sementara sebelumnya mencapai 50 kg, tetapi tingkat penjualan pun menyusut.
"Sepi pembeli, sehari hanya laku 10-12 kg," ujarnya.
Hal yang sama dikatakan Topan, 27 tahun, pedagang daging ayam di sebelah lapak milik Untung. Harga daging ayam yang dijualnya mengalami kenaikan Rp4.000 per kg sejak dua pekan lalu.
Harga daging ayam yang dijual Topan mencapai Rp31.000 lebih tinggi dibanding Untung, karena kualitasnya lebih baik.
Ayam daging tersebut khusus dijual kepada pedagang rumah makan.
Peternak daging ayam juga membatasi jumlah yang dijual Untung agar pedagang lainnya kebagian. Sejak dua pekan lalu, jumlah ayam yang dijual hanya 50 kg, menurun 50 persen dibanding sebelumnya.
"Ayam yang kami jual laku keras, karena konsumen umumnya pedagang rumah makan," katanya. (ANT-NP/A013/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
