
Rudenim Tanjungpinang Terima Lima Imigran Sri Lanka

Tanjungpinang (ANTARA News) - Rumah Detensi Imigrasi Tanjungpinang menerima lima orang imigran asal Sri Lanka dari Rumah Detensi Imigrasi Kalideres, Jakarta, untuk ditampung sementara.
"Penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang menjadi 482 orang setelah hari ini kami menerima sebanyak lima orang imigran Sri Lanka dari Rudenim Kalideres untuk ditampung sementara," kata Kepala Rudenim Tanjungpinang, Sugiyo di Tanjungpinang, Kamis.
Sugiyo mengatakan, lima orang imigran Sri Lanka yang semuanya laki-laki dewasa tersebut merupakan bagian dari 50 orang imigran Sri Lanka yang dipindahkan dari Rudenim Kalideres.
"Pemindahan dari Rudenim Kalideres sudah dilakukan sejak Selasa (9/11) dan sekarang 50 orang imigran tersebut telah kami tampung," katanya.
Sebanyak 50 orang imigran Sri Lanka tersebut menurut dia sebelumnya diamankan dari Pulau Panaitan, Banten, beberapa waktu lalu.
Menurut Sugiyo, selama di Rudenim Tanjungpinang, imigran tersebut akan didata dan diverifikasi oleh Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).
"Verifikasi tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah mereka pengungsi atau bukan," katanya.
Dipulangkan
Selain menerima kedatangan imigran dari Rudenim berbagai daerah di Indonesia, kata Sugiyo, Rudenim Tanjungpinang juga memulangkan ke negara asalnya sebanyak tiga orang pengungsi asal Vietnam pada Rabu (24/11).
"Mereka satu keluarga dan dengan sukarela mau kembali ke negara asalnya," ujar Sugiyo.
Dia mengatakan, tiga orang pengungsi tersebut sebelumnya sudah menghuni Rudenim Tanjungpinang selama delapan bulan.
Rudenim Tanjungpinang saat ini dihuni oleh 482 warga asing yang berstatus pengungsi dan 38 orang diantaranya adalah mantan nelayan asing.
Penghuni Rudenim tersebut berasal dari Irak, Iran, Afghanistan, Sri Lanka, Myanmar, Thailand dan Vietnam.(ANT-029/S022/Btm2)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
