Logo Header Antaranews Kepri

DPRD Karimun Evaluasi Kinerja Perusahaan Daerah

Senin, 10 Januari 2011 22:15 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Komisi B DPRD Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa pekan ini menggelar rapat evaluasi kinerja perusahaan daerah yang hingga awal 2011 belum satu rupiah pun memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah.

Ketua Komisi B DPRD Karimun Adi Hermawan saat menerima puluhan anggota Forum Peduli Aset Daerah (FPAD) di Gedung DPRD, Senin, mengatakan, rapat tersebut direncanakan akan dihadiri Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Usmantono, dan Ketua Badan Pengawas yang juga Sekretaris Daerah Anwar Hasyim.

"Rapat yang juga dihadiri FPAD ini beragendakan evaluasi kinerja Perusda sejak dipimpin Usmantono," katanya.

Menurut Adi Hermawan, Perusda sampai kini belum satu rupiah pun memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Dirut Usmantono pada awal masa jabatannya menjanjikan target sebesar Rp750 juta bagi PAD hingga 31 Oktober 2010. Namun, sampai kini belum ada yang disetor ke kas daerah," katanya.

Ia mengatakan Perusda semestinya memberikan kontribusi bagi PAD, karena pemerintah daerah telah memberikan suntikan modal bagi pengembangan unit usaha itu.

"Modal yang disertakan pemerintah daerah harus jelas peruntukkannya. Kalau tidak kontribusi bagi daerah, sama artinya kinerja Perusda tidak mengalami peningkatan," katanya.

Koordinator I FPAD Aprilzal mengatakan rapat evaluasi tersebut penting diadakan untuk mengetahui sejauhmana kinerja badan usaha milik daerah itu.

"Kami menginginkan Perusda transparan dalam menggunakan modal yang dianggarkan melalui APBD 2010," katanya.

Di tempat yang sama, Koordinator II FPAD Suzandi mengatakan hal yang sama.

Menurut Suzandi, Usmantono yang dilantik pada Maret 2010 diberikan keringanan dalam meraih PAD dari Rp1 miliar menjadi Rp750 juta. Keringanan itu, kata dia, hendaknya disertai dengan peningkatan kinerja yang ditandai dengan pengembangan usaha serta kontribusi bagi daerah.

"Informasi kami terima, Perusda belum pernah menyetor ke kas daerah. Inilah yang kami pertanyakan," katanya.(ANT-HAM/M008/Btm2)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026