
Harga Daging Ayam Ras di Tanjungpinang Stabil

Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga daging ayam ras yang dijual pedagang di Pasar Baru Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau relatif stabil menjelang Imlek.
Harga daging ayam ras selama Januari 2011 sebesar Rp24.000-25.000/kg, kata pedagang daging ayam ras, Topan, Minggu.
"Penjualan daging ayam tidak meningkat, meski perayaan Imlek tinggal beberapa hari lagi. Dalam sehari daging ayam ras laku terjual 70-100 kg," katanya.
Ia mengatakan, etnis Tionghoa lebih menyukai daging ayam kampung ketimbang ayam ras, yang dihidangkan pada saat Imlek. Karena itu, kemungkinan harga daging ayam ras tidak dipengaruhi Imlek.
"Kami khawatir daging ayam ras semakin tidak laku jika harganya naik," katanya.
Hal yang sama juga dirasakan Ahua, pedagang daging ayam ras di Pasar Baru Tanjungpinang.
Menurut dia, penjualan terhadap daging ayam ras mengalami penurunan sekitar tiga tahun yang lalu atau pada saat munculnya isu flu burung.
Sejak tahun 2010, isu flu burung nyaris tidak terdengar lagi, namun permintaan terhadap daging ras tidak meningkat.
"Masyarakat mengurangi belanjaannya, termasuk terhadap daging ayam, karena hampir seluruh barang yang dibutuhkan naik," katanya.
Daging ayam ras yang dijual pedagang di Tanjungpinang berasal dari Kabupaten Bintan. Persediaan daging ayam ras cukup banyak, karena pendistribusiannya berjalan lancar.
"Tanjungpinang dan Bintan berada di dalam satu pulau, sehingga daging ayam ras tidak sulit didistribusikan setiap hari," katanya.(ANT-NP/A035/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
