Logo Header Antaranews Kepri

Mubalig Ahmadiyah: Media Berperan Cegah Konflik Agama

Jumat, 11 Februari 2011 10:28 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Seorang Mubalig Ahmadiyah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau menyatakan, berita karya wartawan media cetak maupun elektronik dapat mencegah terjadinya konflik agama yang mulai meluas.

Wartawan yang baik dan profesional berperanan besar menjaga keutuhan bangsa yang beragam agama dan suku, kata Mubalig Ahmadiyah Bintan Usahanta Ginting, di Tanjungpinang, Jumat.

"Berita yang disajikan wartawan yang dibaca masyarakat lokal, nasional maupun internasional dapat menyejukkan atau sebaliknya membakar konflik agama. Karena itu perlu komitmen bersama untuk menjaga keamanan daerah dan negara," kata Ginting.

Ia mengatakan, sebagian berita di media cetak maupun elektronik berupaya menyejukkan konflik antara Ahmadiyah dengan beberapa organisasi Islam. Media tersebut berupaya mencari solusi agar konflik dihentikan.

Namun, beberapa media lainnya dinilai tidak proporsional dalam menyajikan berita konflik antara Ahmadiyah dengan organisasi Islam tertentu. Berita yang menyudutkan salah satu pihak dapat memperluas konflik.

"Berita yang tidak berimbang dapat memprovokasi masyarakat," ungkapnya.

Ginting mengemukakan, Ahmadiyah menginginkan kerusuhan yang disebabkan konflik agama di beberapa daerah dihentikan.
Konflik yang disebabkan penyerangan rumah ibadah Ahmadiyah oleh kelompok tertentu hanya akan merugikan seluruh masyarakat.

"Tidak ada gunanya memperluas permusuhan, karena damai itu jauh lebih indah," ujarnya.
(ANT-NP/B013/Btm1) 09:41:23



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026