Logo Header Antaranews Kepri

Anggaran PNPM Karimun Rp8,8 Miliar

Jumat, 11 Maret 2011 10:11 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Anggaran untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, tahun 2011 sebesar Rp8,8 miliar.

"Tahun ini anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Rp8,8 miliar, turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp10,5 miliar,'' kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarat Desa, Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (BPMD Kesbang dan Linmas) Karimun, Djunaidi, di Tanjung Balai Karimun, Jumat 11 Maret 2011.

Menurut Djunaidi, anggaran sebesar Rp8,8 miliar terdiri atas Rp5 miliar untuk PNPM terintegrasi dan Rp3,8 miliar untuk reguler yang terdiri atas ''sharing'' dana APBN dan APBD kabupaten.

''Untuk PNPM terintegrasi Rp1 miliar dari total Rp5 miliar berasal dari APBD, sedangkan untuk reguler saya tidak ingatangka persisnya,'' ucapnya.

Sasaran PNPM Mandiri tahun ini, menurut dia sama seperti tahun lalu, yaitu untuk lima dari sembilan kecamatan, masing-masing Kecamatan Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Moro dan Durai.

''Sasaran program ini adalah pembangunan sarana infrastruktur dasar masyarakat di pedesaan,'' katanya.

Dia menjelaskan, realisasi dari program tersebut saat ini memasuki tahapan perangkingan terhadap usulan pembangunan dari masyarakat.

''PNPM adalah program dari masyarakat dan untuk masyarakat. Mereka memusyawarahkan kebutuhan pembangunan untuk diusulkan kepada tim pendamping yang ditunjuk pusat,'' katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, sejak diluncurkan pemerintah pusat, program PNPM Mandiri cukup berhasil melaksanakan program pembangunan sarana infrastruktur, seperti sarana air bersih, jalan, gedung pendidikan dan program lainnya.

''Keberhasilan program ini karena masyarakat terlibat secara aktif.Dananya disalurkan secara transparan langsung melalui bank setiap ada kegiatan,'' tuturnya.

Dia juga mengatakan, berkurangnya nilai anggaran PNPM tahun ini bukan berarti pemerintah kurang peduli dalam meningkatkan pembangunan di pedesaan.

''Anggaran PNPM khusus yang diperoleh dari APBD memang terus dikurangi hingga 2014. Ke depan, PNPM sepenuhnya dianggarkan melalui APBD,'' katanya menambahkan. (ANT-RD/Btm2)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026