
Harga Cabai Merah di Tanjungpinang Turun Drastis

Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga cabai merah yang dijual pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau turun drastis sejak pekan lalu.
Sejak awal Maret 2011 harga cabai merah hampir setiap hari turun Rp1.000-Rp2.000, kata pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Upik, Senin.
"Cabai merah pada bulan lalu sempat dijual Rp50.000/kg, sekarang turun drastis menjadi Rp28.000/kg," katanya.
Upik mengatakan, kemungkinan harga cabai merah asal Pulau Jawa tersebut kembali turun dalam pekan ini, karena persediaannya cukup memadai.
Distribusi cabai merah selama bulan ini tidak mengalami hambatan yang berarti.
Bila dibandingkan dua tahun lalu hingga awal 2010 harga cabai merah yang dijual kepada konsumen masih cukup mahal, karena harganya pada saat itu tidak mencapai Rp10.000/kg.
"Permintaan cabai merah tidak mengalami perubahan, karena sejak pertengahan tahun 2010 rata-rata cabai merah terjual 10 kg dalam sehari," ujarnya.
Hal yang sama dikatakan Eli, salah seorang pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang. Harga cabai merah yang dijual kepada konsumen sama seperti harga cabai rawit.
Harga cabai merah dan cabai rawit sempat dijual Rp60.000-Rp70.000/kg pada pertengahan hingga akhir tahun 2010. Kenaikan harga cabai merah dan rawit tersebut disebabkan meletusnya Gunung Merapi Yogyakarta.
"Cabai rawit yang didistribusikan dari Pulau Jawa juga dijual Rp28.000/kg," katanya.
Sedangkan harga cabai cabai merah kering turun dari Rp45.000/kg menjadi Rp36.000/kg. Penurunan harga cabai merah kering disebabkan persediaan memadai.
"Permintaan terhadap cabai merah kering tinggi pada saat harga cabai merah dan rawit naik. Harga cabai merah relatif stabil ketika harga cabai merah dan rawit naik," katanya.
(ANT-NP/A035/Btm3)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
