Logo Header Antaranews Kepri

BPH Migas Luncurkan Kartu Fasilitas BBM

Selasa, 24 Mei 2011 13:55 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas meluncurkan pengunaan Kartu Fasilitas Bahan Bakar Minyak sebagai alat penyerta pembayaran bensin dan solar bersubsidi di Batam, Selasa.

"Kartu Fasilitas merupakan sistem pengawasan volume BBM bersubsidi untu transportasi darat," kata Kepala BPH Migas Tubagus Haryono.

Sejak Selasa, setiap warga yang hendak membeli bensin premium dan solar bersubsidi harus memperlihatkan kartu fasilitas.

Kartu Fasilitas berfungsi untuk memetakan penggunaan BBM bersubsidi di masyarakat. Setiap pemilik kendaraan diharuskan memiliki kartu fasilitas yang merekam data kendaraan. Satu kartu melekat pada satu kendaraan.

Setiap membeli BBM bersubsidi, kartu itu didata menggunakan komputer terintegrasi sehingga pemerintah dapat melihat kebutuhan setiap jenis kendaraan.

"Dari situ, dapat diketahui apakah ada pemakaian tidak wajar," kata Tubagus.

Di tempat yang sama, Direktur Bahan Bakar Minyak BPH Migas Erie Soedarmo mengatakan saat ini Kartu Fasilitas dimiliki 243.234 dari sekitar 500.000 kendaraan yang beredar di Batam.

Ia mengatakan BPH Migas memberikan waktu kepada pemilik kendaraan yang belum memiliki Kartu Fasilitas untuk membuat sebelum 1 September 2011.

Hingga saat itu, setiap kendaraan masih boleh membeli BBM bersubsidi.

"Kendaraan yang belum teregistrasi diharapkan segera meregistrasikan kendaraannya kepada BPH Migas melalui pusat registrasi," kata dia.

Wakil Wali Kota Batam Rudi menyambut baik peluncuran Kartu Fasiitas di Batam.

Ia mengatakan harapan Kartu Fasilitas dapat digunakan masyarakat untuk menyukseskan program pemerintah dalam upaya memetakan kebutuhan BBM di Batam.

Warga Baloi, Sandra mengatakan senang dengan penggunaan kartu fasilitas.

"Akhirnya dipakai juga, setelah dibuat beberapa waktu lalu dengan effort yang cukup melelahkan," kata dia.

Sandra mengatakan tidak begitu mengerti fungsi kartu fasilitas. "Enggak tahu juga buat apa, tapi karena di koran-koran ramai, saya buat saja," kata dia.

Sementara itu, warga Sagulung Butarbutar mengatakan belum membuat kartu fasilitas.

"Pemakaiannya belum jelas," kata dia beralasan.

(ANT-YJN/B008/Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026