
Tujuh TKI Tenggelam Belum Ditemukan

Batam (ANTARA News) - Tujuh orang tenaga kerja Indonesia yang tenggelam bersama kapal kayu yang ditumpanginya, Rabu, belum ditemukan.
"Tujuh orang masih belum dapat ditemukan," kata Konsuler Konsulat Jenderal RI Johor Bahru Dewanto di Batam, Kamis.
Ia mengatakan dari 24 penumpang kapal yang tenggelam, baru 17 orang yang ditemukan mengapung di sekitar Tanjung Ayam, Perairan Malaysia. Sedang tujuh lainnya termasuk dua nakhoda asal Kota Batam belum dapat ditemukan.
Korban yang terapung, kata dia, diselamatkan oleh Polisi Maritim Malaysia yang sedang berjaga.
Hingga kini, Otoritas Malaysia terus mencari korban kapal kayu yang tenggelam Rabu dini hari.
Kepala Bagian Humas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Hartono mengatakan polisi Indonesia tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan TKI yang tenggelam.
"Kami berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia," kata Hartono.
Direktur Polisi Air Polda Kepri AKBP Muhammad Yassin mengatakan pihak Malaysia masih melakukan pencarian TKI yang belum ditemukan.
"Kepolisian Indonesia tidak bisa masuk, karena bukan wilayah kita," kata Yassin.
Sebuah kapal kayu pembawa tenaga kerja Indonesia tenggelam di Perairan Johor Timur, Malaysia, Rabu, saat hendak berlayar dari negeri jiran ke Batam.
Kapal kayu yang tenggelam Rabu sekitar pukul 3.30 WIB dipastikan ilegal karena berlayar tidak melalui pelabuhan resmi.
(ANT-YJN/R010/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
