Logo Header Antaranews Kepri

Dinsos Batam Pulangkan 17 TKI Tenggelam

Senin, 13 Juni 2011 12:40 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Dinas Sosial Kota Batam memulangkan 17 Tenaga Kerja Indonesia bermasalah yang kapal pengangkutnya tenggelam di Perairan Malaysia ke daerah asal masing-masing.

"Semua TKI korban kapal tenggelam sudah kami pulangkan ke daerah masing-masing," kata Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam Muhammad Syahrir di Batam, Senin.

Ia mengatakan 17 korban kapal tenggelam dipulangkan langsung ke daerah asalnya, yaitu lima orang ke Surabaya, enam orang ke Jambi, dua orang ke Lampung dan tiga orang ke Semarang.

Pemulangan TKI bermasalah atas kerja sama Konsulat Jenderal RI Johor Bahru, Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam dan Kementerian Sosial.

Sebelum sampai di Batam, KJRI mengantarkan 17 orang korban selamat ke Batam, Kamis (2/5) untuk dipulihkan fisiknya sementara, menunggu kepulangan ke daerah asal masing-masing.

Sementara tujuh orang TKI ditemukan dalam kondisi meninggal, akibat tenggelamnya kapal kayu ilegal yang membawa 22 TKI dan dua petugas kapal di Perairan Tanjung Ayam Malaysia pada 30 Mei 2011.

Dari tujuh korban, KJRI mengidentifikasi satu korban yaitu atas nama Jumagin, lahir di Trenggalek, 25 April 1971 dan beralamat di Dusun Depok, RT12/14 Desa Karang Anyar Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, berdasarkan KTP yang ditemukan di saku baju korban.

Pencarian dan penyelamatan korban kapal kayu Johor-Batam dilakukan otoritas Malaysia yang terdiri dari The Malaysian Maritime Enforcement Agency (APPM), polisi maritim dan angkatan laut Malaysia.

Pemerintah Indonesia tidak bisa terjun langsung menyelamatkan TKI yang tenggelam karena tempat tenggelam berada di perairan Malaysia.

Konsul Konsulat Jenderal RI Johor Bahru Jonas Lumban Tobing mengatakan seluruh korban meninggal dikuburkan di Malaysia karena kondisi jenazah yang membusuk dan bengkak.

(ANT-YJN/N005/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026