
Batam Kebagian Rp1,7 Miliar Dana Jampersal

Batam (ANTARA News) - Program Jaminan Persalinan gratis dari Kementerian Kesehatan sudah bisa dilaksanakan di Kota Batam dengan alokasi dana sebesar Rp1,7 miliar dari pemerintah pusat, kata Kepala Dinas kesehatan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Chandra Rizal.
"Mulai bulan ini (Juni) Jampersal sudah bisa dijalankan. Anggaran yang diberikan pemerintah pusat untuk Batam sebesar Rp1,7 miliar," kata dia di Batam, Jumat.
Menurut Chandra, dana tersebut diberikan bagi wanita hamil yang tidak memiliki jaminan kesehatan apapun.
"Syarat untuk mendapatkan Jampersal hanya surat keterangan dari RT dan RW bahwa wanita yang akan melahirkan berasal dari keluarga kurang mampu," kata Chandra.
Chandra berharap semua bidan swasta di Batam bersedia menyukseskan program Jampersal walaupun anggaran dari pemerintah hanya Rp420.000 untuk setiap wanita melahirkan normal di bidan praktek.
"Dana memang sedikit dibanding dengan dana persalinan pada umumnya yang hampir mencapai Rp1 juta. Namun ini merupakan wujud pengabdian bagi bidan," kata dia.
Dana tersebut mencakup pemeriksaan kehamilan 4 kali kunjungan Rp40.000. Persalinan normal Rp350 ribu dan pelayanan nifas paska melahirkan Rp30.000 tiga kali kunjungan.
Program jampersal, kata Chandra, bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu saat melahirkan sesuai program Millenium Development Goals (MDG's) 2015.
Chandra mengatakan, saat ini rata-rata 228 dari 100.000 ibu di Indonesia meninggal saat melahirkan. Angka kematian bayi saat dilahirkan 34 dari 1.000 bayi lahir.
Untuk itu, kata Chandra, target MDG's yang dicanangkan PBB pada 2015, kematian ibu melahirkan diharapkan pada angka 103 per 100.000 kelahiran hidup.
"Kami berupaya keras mencapai angka tersebut dengan program jampersal," ucap Chandra.
(ANT-L/S006/Btm3)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
