Logo Header Antaranews Kepri

Porwil - Sumsel Pimpin Sementara Perolehan Medali

Jumat, 24 Juni 2011 21:12 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Kontingen Sumatra Selatan (Sumsel) tercatat urutan teratas perolehan medali sementara pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) VIII se-Sumatra di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Hasil rekapitulasi perolehan medali yang diperoleh dari media center di Batam, Jumat, disebutkan untuk sementara Sumsel mengantongi sembilan emas, tiga perak dan tiga perunggu.

Medali yang diperoleh kontingen Sumsel itu yakni dari cabang olahraga atletik, bulu tangkis, sepak takraw dan pencak silat.

Sementara untuk cabang atletik yang dipertandingkan di Johor Malaysia hingga kini belum diperoleh hasilnya.

Posisi kedua perolehan medali sementara Porwil VIII adalah Provinsi Bangka Belitung, dengan rincian lima emas, enam perak dan enam perunggu.

Perolehan medali kontingen Bangka Belitung itu masing-masing dari cabang olahraga atletik, catur dan pencak silat.

Sementara urutan ketiga perolehan medali sementara Porwil diraih Provinsi Sumatra Utara, yakni lima emas, empat perak dan lima perunggu dari cabang olahraga atletik, bulu tangkis, catur, sepak takraw dan pencak silat.

Sedangkan kontingen Aceh berada pada posisi keempat peroleh medali sementara di Porwil, dengan lima emas, dua perak dan perunggu dari cabang olahraga atletik dan pencak silat.

Kontingen Sumatra Barat berada pada urutan kelima dengan tiga emas, enam perak dan enam perunggu dari cabang olahraga atletik, bulu tangkis, catur, sepak takraw dan pencak silat.

Posisi keenam kontingen Lampung dengan satu emas, tiga perak dan tiga perunggu dari cabang olahraga atletik dan pencak silat.

Sementara tuan rumah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berada di urutan ketujuh perolehan medali sementara yaitu empat perak dan tiga perunggu dari cabang olahraga bulu tangkis, sepak takraw dan pencak silat.

Sedangkan kontingen Bengkulu dengan dua perunggu dari cabang atletik dan Provinsi Jambi satu perunggu cabang olahraga atletik.

(ANT-A042/I006/Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026