Logo Header Antaranews Kepri

Majelis Taklim Karimun Diminta Sosialisasikan GM3

Sabtu, 25 Juni 2011 17:27 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Majelis taklim di Kabupaten Karimun diminta menyosialisasikan program Gerakan Masyarakat Maghrib Membaca Al Quran sebagai salah satu upaya mengurangi permasalahan sosial yang berawal dari kekisruhan rumah tangga.

''Majelis taklim merupakan wadah yang efektif menyosialisasikan program Gerakan Masyarakat Maghrib Membaca Al Quran (GM3) kepada warga masyarakat,'' kata Kepala Kantor Kementerian Agama Karimun, Erman Zaruddin, di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.

Menurut Erman, program GM3 yang dicanangkan pada STQ di Kecamatan Buru beberapa bulan lalu merupakan program Kemenag yang bertujuan membudayakan kembali gemar membaca Al Quran setelah shalat Maghrib.

''Melalui program ini, berbagai persoalan sosial yang berawal dari kekisruhan rumah tangga bisa berkurang,'' katanya.

Masalah sosial, tutur dia, seperti kenakalan remaja, kekerasan dalam rumah tangga, perceraian dan lainnya semuanya berawal dari hubugan suami istri yang tidak harmonis.

''Salah satu indikator tidak harmonisnya kehidupan satu keluarga karena jauh dari Al Quran. Atas dasar itu, kami menggiatkan GM3 yang diharapkan mampu merubah sikap dan perilaku yang jauh dari ajaran agama,'' tuturnya.

Dia mengatakan, program GM3 dimulai dari mematikan televisi, mengambil wudhu untuk shalat Maghrib, mengaji dan makan bersama, baru dilanjutkan pada aktivitas rutin.

''Akhir-akhir masyarakat kita mengalami krisis moral karena budaya membaca Al Quran mulai ditinggalkan. Kebiasaan membaca Al Quran di malam hari makin jarang ditemui, jauh berbeda pada zaman dulu, setiap anak wajib mengaji ke masjid atau musalla,'' tuturnya.

Program GM3, lanjut dia, juga bertujuan untuk mencegah pengaruh negatif siaran televisi.

Beberapa siaran televisi yang menayangkan pergaulan bebas, kawin cerai para artis dan berita kriminal membentuk pola pikir bahwa yang ditayangkan itu sudah menjadi hal yang lumrah. Banyak siaran negatif ditayangkan terus menerus dengan melupakan dampak yang ditimbulkan, kata dia.

Dia berharap seluruh pegiat agama menggencarkan program GM3 di kalangan jamaahnya.

''Kemenag hanya bisa mengawali dan tidak bisa mengawasi, semuanya harus berawal dari itikad baik setiap individu,'' ucapnya.

(ANT-RD/Btm1)


(T.pso-028/C/A013/A013) 25-06-2011 18:40:31



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026