
Harga Cabai Merah di Tanjungpinang Turun

Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga cabai merah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, turun dari Rp22.000/kg menjadi Rp18.000/kilogram, namun pedagang mengeluh karena permintaan menurun.
"Biasanya dalam sehari cabai merah terjual hingga 20 kg, namun sejak awal bulan ini hingga sekarang rata-rata hanya laku 15 kg," ujar salah seolah pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Eli, Minggu.
Harga cabai merah maupun cabai rawit yang berasal dari beberapa daerah di Pulau Jawa turun drastis, jika dibandingkan dengan kondisi sebelum Maret 2011 yang mencapai Rp60.000/kg. Sedangkan saat ini harga cabai rawit turun dari Rp18.000/kg menjadi Rp15.000/kg.
Tingkat permintaan pada saat harga cabai merah dan rawit melonjak jauh menurun. Dalam sehari cabai merah dan rawit yang dijual pedagang hanya laku 3-5 kg, sedangkan sekarang mencapai 15 kg.
"Kami berharap cabai merah dan rawit masing-masing minimal terjual 25 kg," kata Eli.
Sementara Upik, pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, mengatakan, saat ini persediaan cabai merah dan rawit tidak terlalu banyak dibanding bulan sebelumnya. Karena itu, kata dia, pedagang tidak dapat memastikan apakah harga cabai merah dan rawit bertahan menjelang puasa dan Idul Fitri.
"Biasanya, harga cabai merah dan rawit akan naik jika persediaan terbatas, dan permintaan meningkat," ujar Upik.
Sedangkan harga bawang merah asal Pulau Jawa naik dari Rp15.000/kg menjadi Rp20.000/kg sejak tiga hari yang lalu. Sementara harga bawang putih asal Thailand turun dari Rp26.000/kg menjadi Rp15.000/kg.
"Kami belum dapat memastikan apakah harga bawang merah dan bawang putih Thailand bertahan menjelang puasa," katanya.
(ANT-NP/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
