
Rudenim Tanjungpinang Pindahkan 40 Imigran Sri Lanka

Tanjungpinang (ANTARA News) - Rumah Detensi Pusat Imigrasi Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, memindahkan sebanyak 40 orang imigran asal Sri Lanka ke Rudenim Pekanbaru, Riau yang ditampung sementara sejak awal 2011.
"Pemindahan telah kami lakukan secara bertahap sejak dua pekan lalu yang hingga kini telah mencapai sebanyak 32 orang. Pada Sabtu (16/7) pemindahan terakhir sebanyak delapan orang," kata Kepala Rumah Detensi Pusat (Rudenim) Tanjungpinang, Sugiyo di Tanjungpinang, Jumat.
Sugiyo mengatakan, pemindahan kalangan imigran asal Sri Lanka di Rudenim tidak ada hubungannya dengan sebanyak 87 orang imigran gelap asal Sri Lanka yang saat ini masih bertahan di atas kapal MV Alicia di perairan Tanjungpinang sejak Minggu (10/7).
"Tidak ada hubungan apa-apa, pemindahan para imigran telah kami programkan sejak beberapa pekan lalu," tegas dia.
Pemindahan itu, kata dia, hanya untuk penanganan lebih jauh terhadap kalangan imigran yang telah lama menghuni Rudenim Tanjungpinang sambil menunggu hasil verifikasi oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR).
"Sampai saat ini masih ada sebanyak 40 orang imigran asal Sri Lanka di Rudenim yang akan kami pindahkan ke Rudenim lain," ujar dia.
Penghuni Rudenim Tanjungpinang saat ini, kata dia, telah mencapai sebanyak 311 orang yang berasal dari beberapa negara, seperti Afghanistan, Pakistan, dan Irak.
Dari 311 orang imgran tersebut, kata dia, terdapat sebanyak 28 orang warga asing yang berstatus "regular migrant" menunggu pemulangan ke negara asal.
Indonesia merupakan negara yang sering dijadikan lintasan kalangan imigran, baik itu asal Sri Lanka, Irak, Pakistan, dan lain-lain untuk menuju ke negara tujuan seperti Australia.
(ANT-HM/B015/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
