
Tiga Pasar Ramadhan Lapor Dinas PMK-UKM

Batam (ANTARA News) - Baru tiga penyelengara pasar Ramadhan yang melapor ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Batam, hingga H-3 Bulan Puasa.
"Padahal kami sudah mengimbau seluruh penyelenggara pasar ramadhan melapor," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Kamis.
Tiga pasar kaget yang sudah melapor adalah penyelenggara di Fanindo, Aviari dan Botania Garden.
Jumlah yang telah melapor, jauh menurun dibanding sekitar 150 pasar kaget yang akan diselenggarakan di berbagai penjuru Kota Batam.
Menurut dia, jumlah pasar kaget tidak berkurang jauh, namun kesadaran penyelenggara untuk melapor ke dinas yang menurun.
Jika tahun-tahun sebelumnya banyak penyelenggara pasar kaget melapor, namun tahun ini masih minim.
Sebenarnya, kata dia, pemerintah tidak membatasi jumlah pasar kaget yang beroperasi dan memungut retribusi, melainkan hanya laporan agar mudah dipantau.
"Pemerintah hanya meminta penyelenggara menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan tidak mengganggu aktivitas umum," kata Amsakar.
Mengenai Big Bazar Ramadhan Batam yang biasanya diadakan tiap tahun di dataran Engku Putri, ia mengatakan tahun ini absen.
"Tahun ini tidak dianggarkan APBD," kata dia.
Menurut dia, Pemkot Batam tidak memiliki anggaran untuk menyelenggarakan Big Bazar Ramadhan seperti tahun sebelumnya, meski acara itu sudah digaungkan sebagai acara tahunan.
Sementara itu, bangunan pasar kaget sudah mulai berdiri di Tiban Centre.
Bangunan yang terbuat dari kayu berjejer di sepanjang depan ruko Tiban Centre.
Di tempat terpisah, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Salim mengatakan Pemkot tengah menyusun jadwal masuk dan pulang pegawai negeri sipil saat Bulan Puasa.
"Surat masih di wali kota, belum sampai ke kami," kata dia.
Meski begitu, Salim mengatakan umumnya ketentuan ke luar dan masuk kerja PNS sama dengan tahun lalu. (ANT-YJN/A013/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
