Logo Header Antaranews Kepri

Kebakaran di Batam Tewaskan Seorang Penghuni Rumah

Rabu, 10 Agustus 2011 14:41 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Kebakaran rumah milik Muhammad Saidi di Perumahan Duta Mas Kota Batam, Rabu siang menewaskan Sahrul Ramadhan, bocah berusia 13 tahun, salah seorang penghuni.

Selain menghanguskan rumah berbahan dasar kayu, api juga membakar bagian belakang gedung Sekolah Nabilla yang berada di kompleks perumahan tersebut, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan yang berarti.

Saidi, tampak terguncang saat menemukan anak pertamanya tewas terbakar di antara puing-puing rumah miliknya saat tim pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api.

Rumiati, istri M Sardi yang saat itu juga berada di rumah tak kalah syok karena ia hanya mampu menyelamatkan dua anaknya. Sementara saat ingin menyelamatkan Sahrul Ramadhan yang merupakan anak pertamanya, api terlanjur membesar.

Ia nampak histeris melihat api terus berkobar, dan seorang anaknya masih di dalam rumah.

Tim Pemadam yang datang tinggal menjinakkan api pada puing-puing rumah tersebut, karena kebakaran berlangsung sangat cepat.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Heryana mengatakan berdasar keterangan dari Rumiati, kebakaran diketahui berawal dari Sahrul yang bermain api di dalam kamar.

"Kelihatannya dia main api di atas kasur, makanya api dengan cepat membakar kasur dan menghanguskan seluruh bangunan," kata dia.

Kapolsek mengimbau pada seluruh warga agar lebih berhati-hati, karena beberapa hari terakhir banyak terjadi kasus kebakaran rumah di Batam.

Petugas pemadam kebakaran, Surono mengatakan kebakaran rumah tersebut merupakan kali ketiga dalam sebulan terakhir.

"Sebelumnya ada empat rumah di kawasan Batu Batam yang juga terbakar karena sambungan arus pendek listrik. Pada hari senin lalu sebuah rumah di Puri Legenda juga terbakar dengan penyebab yang sama," kata dia.

Surono mengimbau pada warga yang hendak bepergian untuk memgecek kembali peralatan elektronik di rumah mereka.

"Lebih baik kalau aliran listriknya juga dimatikan sebagai antisipasi kebakaran," kata Surono.

(ANT-L/A013/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026