Logo Header Antaranews Kepri

Delapan Perusahaan Teken MoU pada Perayaan HUT Karimun

Selasa, 11 Oktober 2011 22:07 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Delapan perusahaan swasta nasional dan asing dijadwalkan menandatangani naskah kesepahaman dengan Pememerintah Kabupaten Karimun dan Badan Pengusahaan setempat pada puncak perayaan ulang tahun kabupaten tersebut yang ke-12, Rabu
pekan ini.

Perusahan asing adalah PT Karimun Investment yang bergerak di bidang infrastuktur mal perbelanjaan, hotel dan perumahan. Kemudian, Galant Project Management Sdn Bhd asal Malaysia yang bergerak di bidang pariwisata, resor dan hotel, kata Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Karimun Muhammad Tahar, di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Enam perusahaan lokal dan swasta nasional, masing-masing PT Soma Daya Utama di bidang pembangkit listrik tenaga uap, PT Petromas Winstat bidang instalasi air bersih, serta tiga perusahaan galangan kapal, masing-masing PT Arif Darmawan Mandiri, PT Bahtera Jaya Maritindo, PT Mustika Alam Barito, dan PT Dian Kosmopolitan.

Menurut Tahar yang juga Wakil Ketua Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Karimun, tiga perusahaan, yaitu PT Karimun Investment, Galant Project Management Sdn Bhd dan PT Soma Daya Utama akan menandatangani MoU dengan Bupati Karimun Nurdin Basirun.

Empat perusahaan, yaitu PT Arif Darmawan Mandiri, PT Bahtera Jaya Maritindo, PT Mustika Alam Barito dan PT Dian Kosmopolitan akan menandantangani MoU dengan Ketua BP FTZ Karimun M Taufik.

''Satu perusahaan lainnya, PT Petromas Winstat akan menandatangani naskah kesepahaman dengan Perusda Karimun. PT Petromas akan menjadi mitra Perusda dalam membangun instalasi air bersih di Pulau Karimun Besar,'' ucapnya.

Isi kesepahaman, lanjut dia, menyangkut komitmen setiap perusahaan untuk mengembangkan usahanya di FTZ maupun non-FTZ dengan mengutamakan tenaga kerja dan lainnya.

''Dalam MoU juga akan dituangkan komitmen Pemkab dan BP untuk memberikan pelayanan maksimal, baik dalam menyiapkan sarana infrastruktur pendukung maupun perizinan yang mudah dan cepat,'' tuturnya.

Tahar menambahkan, penandatanganan MoU oleh delapan investor baru itu langkah maju bagi perkembangan investasi di Karimun.

Nilai investasi dari delapan perusahaan itu mencapai ratusan miliar rupiah.

Dia merinci, PT Karimun Investment akan membangun hotel dan pusat perbelanjaan di Pulau Karimun Besar dengan nilai investasi 20 juta dolar Amerika.

Galant Project Management Sdn Bhd akan membangun resor dan hotel di lokasi objek wisata air panas di Tanjung Hutan, Kecamatan Buru dengan nilai investasi 300 juta dolar Singapura.

Perusahaan galangan kapal PT Mustika Alam Barito akan membangun galangan kapal di Pulau Karimun Besar dengan nilai investasi 10 juta dolar Singapura.

''Sedangkan nilai investasi empat perusahaan lainnya mencapai Rp350 miliar,'' ucapnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026