
Ekspor Kepri Naik 19,69 Persen

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Nilai ekspor migas dan nonmigas Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2011 mencapai 1.797,47 juta dolar Amerika Serikat atau naik sebesar 19,69 persen dibanding Juli 2011.
Bila dibandingkan dengan ekspor migas dan nonmigas Agustus 2010, ekspor pada Agustus 2011 juga naik sebesar 85,85 persen, kata Kepala Bidang Distribusi Statistik Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri) Mangaputua Gultom di Tanjungpinang, Selasa.
Menurut dia, nilai ekspor migas dan nonmigas pada Agustus 2011 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar sebesar 510,41 juta dolar AS, disusul Pelabuhan Pulau Sambu 421,81 juta dolar, Pelabuhan Udang Natuna 354,87 juta dolar dan Pelabuhan Sekupang 240,09 juta dolar.
"Kontribusi keempat pelabuhan itu mencapai 84,96 persen," ungkapnya.
Ekspor migas Agustus 2011 mencapai 775,39 juta dolar atau naik 1,69 persen dibanding Juli 2011. Sementara ekspor nonmigas pada Agustus 2011 mencapai 1.022,08 juta dolar atau naik 38,25 persen dibanding Juli 2011.
Ekspor nonmigas dengan nilai terbesar Agustus 2011 adalah golongan barang mesin atau peralatan listrik sebesar 275,68 juta dolar. Perannya terhadap ekspor nonmigas sebesar 26,97 persen.
Nilai ekspor golongan barang mesin turun sebesar 0,66 persen dibanding dengan bulan sebelumnya yang mencapai 277,52 juta dolar.
"Nilai ekspor terbesar berikutnya golongan barang kapal laut sebesar 217,88 juta dolar," ujarnya.
Ekspor migas dan nonmigas ke Singapura pada Agustus 2011 mencapai nilai terbesar yaitu 1.143,52 juta dolar dengan kontribusi mencapai 63,62 persen. Ekspor ke Singapura pada saat itu dibanding keadaan satu bulan sebelumnya yang hanya sebesar 8,75 persen.
Tujuan ekspor migas dan nonmigas Kepri dengan nilai terbesar kedua ke negara Australia mencapai 258,56 juta dolar atau sebesar 14,38 persen. Ekspor ke Australia naik sebesar 94,67 persen dibanding keadaan Juli 2011.
Sementara tujuan utama ekspor Kepri pada Agustus 2011 yang juga cukup berperan adalah Amerika Serikat 62,40 juta dolar, Malaysia 51,26 juta dolar, China 46,79 juta dolar, Jepang 28,90 juta dolar, India 26,95 juta dolar, Spanyol 19,79 juta dolar, Prancis 19,07 juta dolar, dan Belanda 14,93 juta dolar.
"Kontribusi negara tujuan ekspor lainnya hanya sebesar 6,97 persen dari total ekspor Kepri selama Agustus 2011," katanya.
(KR-NP/N002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
