
Tarif Dasar Air PDAM Tirta Kepri Naik

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Tarif dasar air yang akan dijual oleh Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kepri di Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan resmi mengalami kenaikan setelah ditandatangani Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani.
"Mulai 1 Januari 2012 tarif dasar air yang akan dijual PDAM Tirta Kepri naik dari Rp1.200 per meter kubik atau Rp1,2 per liter menjadi Rp2.000 per meter kubik atau Rp2 per liter," kata Kepala Biro Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Edi Rofiano kepada wartawan di Tanjungpinang, Jumat.
Edi mengatakan, naiknya tarif dasar air bersih untuk pelanggan PDAM Tirta Kepri itu telah melalui berbagai kajian dan pertimbangan untuk kelangsungan perusahaan daerah yang selalu terbebani hutang untuk menutupi biaya operasionalnya.
"Selama ini tarif dasar air di bawah biaya produksi, sehingga setiap tahun PDAM Tirta Kepri merugi," ujar Edi.
Menurut dia, tarif dasar air PDAM Tirta Kepri yang naik per 1 Januari 2012 itu merupakan tahap awal, karena pada 1 Januari 2013 akan kembali naik menjadi Rp2.600 per meter kubik atau Rp2,6 per liter.
"Berdasarkan hitungan seluruh tim, kenaikan tarif dasar air mencapai Rp2.600 per meter kubik atau Rp2,6 per liter, namun agar masyarakat tidak terlalu kaget dinaikkan secara bertahap," katanya.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Kepri, Kholik Fazdawani mengatakan, naiknya tarif dasar air bersih untuk rumah tangga itu sudah sangat wajar karena sudah 10 tahun tidak mengalami kenaikan, sehingga biaya operasional PDAM tidak tertutupi.
"Biaya produksi PDAM setiap bulannya mencapai Rp800 juta, sedangkan pendapatan hanya berkisar Rp500 juta hingga Rp600 juta," katanya.
Kholik mengatakan, naiknya tarif dasar air pada 1 Januari 2012 akan dibarengi pihak PDAM dengan peningkatan kinerja serta perbaikan Waduk Sungai Pulai sebagai sumber air baku, perbaikan instalasi pengolahan air, perbaikan kualitas air, serta perbaikan pelayanan terhadap pelanggan.
"Kami berharap pelayanan terhadap pelanggan bisa semakin meningkat dengan naiknya tarif dasar itu," ujarnya.
Saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Kepri menurut dia berjumlah 16 ribu lebih setelah dilakukan pemutusan terhadap seribu lebih pelanggan yang menunggak pembayaran selama tiga bulan hingga delapan tahun.
Sedangkan jumlah ketersediaan air baku di Waduk Sungai Pulai menurut dia rata-rata 188 liter per detik.
(pso-029/S025)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
