
25 Ribu Siswa Batam Akan Ikuti UN

Batam (ANTARA Kepri) - Sekitar 25 ribu siswa SD hingga SMA dan sederajat di Kota Batam Kepulauan Riau akan mengikuti ujian nasional dua bulan mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin di Batam, Minggu mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari sekitar 10 ribu siswa SD, sembilan ribu siswa SMP dan enam ribu siswa SMA dan sederajat.
"Jumlah peserta UN ini hampir sama dengan 2011 lalu," kata dia.
Dinas Pendidikan Kota Batam mencatat pada 2011 jumlah peserta UN SD sebanyak 11.319 siswa, SMP sederajat 8.439 siswa dan SMA sederajat sebanyak 5.556 siswa baik sekolah negeri ataupun swasta.
"Saat ini sudah masuk tahap pemantapan, mudah-mudahan hasil yang diperoleh para siswa akan maksimal," kata dia.
Pada 2011, jumlah kelulusan siswa SMP di Kota Batam mencapai 96,57 persen dan MTS 97,60. Sementara untuk SMA mencapai 99,097 persen. Untuk tujuh kota/kabupaten Provinsi Kepri, Kota Batam menempati poisis ke tiga setelah Kabupaten Karimun dan Bintan.
"Jumlah peserta UN Kota Batam terbesar di Kepri," kata Muslim.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepri telah menetapkan jumlah peserta UN 2012 mencapai 53.586 siswa, terdiri dari tingkat SD sebanyak 27.397 orang, SLTA 20.700 orang, SMA 9.991 orang dan SMK sebanyak 5.489 orang.
Hasil penelitian oleh tim peneliti indeks capaian mutu pendidikan (ICMP) menunjukkan kualitas sekolah di Kota Batam pada 2011 masih rendah, kalah dengan Indragiri Hilir yang menjadi daerah dengan kualitas terendah di Provinsi Riau.
"Batam masih di bawah Indragiri Hilir. Padahal dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau, ICMP Indragiri Hilir itu yang paling rendah," kata anggota Tim Ahli ICMP Deibel Effendi yang memaparkan hasil penelitian pada Komisi IV DPRD Kota Batam, Dinas Pendidikan dan pelaku pendidikan setempat, Jumat.
Di Kepri, Batam juga kalah dari Karimun dan Tanjungpinang.
Menurut dia, ICMP Kota Batam hanya 0,22 dan masuk dalam posisi rendah (0-0,4), sementara ICMP Indragiri Hilir dengan indeks 0,40 menjadi daerah terendah di Riau.
(KR-LNO/S023)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
