
Kelangkaan BBM di Batam Terus Berlanjut

Batam (ANTARA Kepri) - Kelangkaan solar dan premium di Kota Batam, Kepulauan Riau, terus berlanjut sejak beberapa pekan terakhir.
"Sejak Sabtu pekan lalu, kami baru mendapat pasokan solar sekali pada Selasa (28/2). Itupun langsung habis, hingga pagi ini belum ada lagi pasokan," ujar petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kapital Raya, Batam Centre Rudi di Batam, Selasa.
Ia mengatakan, sejak beberapa pekan terakhir pasokan dari Pertamina tidak lancar dan mengakibatkan kelangkaan.
Pengakuan serupa juga disampaikan beberapa petugas SPBU yang juga tidak mendapatkan pasokan dari Pertamina.
"Tidak apa pasokan dari Pertamina selama dua hari ini," ujar penjaga SPBU Regata Batam Centre, Rahadi.
Menurut dia, seharusnya setiap hari SPBU tersebut mendapatkan pasokan dari Pertamina namun beberapa waktu terakhir pasokan tidak rutin.
Selain di Batam Centre, kelangkaan solar dan premium juga terjadi pada sejumlah SPBU lain di wilayah tersebut seperti Sagulung, Sekupang, dan Batuaji.
Manajer Penjualan Pertamina Wilayah Kepulauan Riau, I Ketut Permadi mengatakan, belum menerima angka resmi kuota bahan bakar minyak dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi untuk provinsi tersebut sehingga kuota yang dipasok berdasarkan rata-rata pada 2011.
"Hingga saat ini belum ada data resmi yang diberikan ke kami. Sementara penyaluran bahan bakar minyak (BBM) sesuai dengan rata-rata kuota pada 2011," kata dia di Batam.
I Ketut Permadi mengatakan, kuota BBM jenis solar untuk kebutuhan SPBU di Kepulauan Riau mencapai 204.267 kiloliter pada 2011. Sedangkan kuota premium mencapai 281.617 kiloliter pada 2011 dan sebagian besar untuk Kota Batam. Kuota tersebut termasuk premium dan solar untuk sektor transportasi laut.
Ia berjanji akan menambah pasokan mulai pekan depan untuk mengurangi kelangkaan yang terjadi.
Pemerintah Kota Batam sebelumnya memprediksi pada 2012 akan terjadi kenaikan kebutuhan BBM sebesar 15-16 persen dibandingkan 2011.
Upaya Pertamaina dan Pemerintah Kota Batam membuka SPBU nonsubsidi khusus bagi kendaraan industri juga tidak efektif. SPBU yang terletak di kawasan Baloi, Lubukbaja tersebut cenderung sepi pembeli.
(KR-LNO/M027)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
