
BP Batam Tahlilan Doakan JE Habibie

Batam (ANTARA Kepri) - Karyawan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam mengadakan tahlilan untuk mendoakan Jusuf Efendi Habibie yang meninggal, Senin malam.
"Tahlilan digelar Wisma Batam," kata kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Dwi Djoko Wiwoho di Batam.
Tahlilan serta doa bersama akan dihadiri ratusan karyawan BP KPBPB yang dulu bernama Otorita Batam.
"Untuk malam ini tahlilan khusus karyawan OB," kata Djoko.
JE Habibie atau yang akrab disapa Fanni Habibie adalah Ketua Otorita Batam pada sekitar tahun 1999, menggantikan kakaknya Bacharuddin Jusuf Habibie.
Ketua BP PKBPB Batam Mustofa Widjaya mengatakan meski hanya menjabat Ketua OB dalam waktu singkat, namun memiliki andil besar pada perkembangan kawasan industri bergengsi itu.
"Pak Fanny yang mewacanakan pemindahan kantor pusat dari Sekupang ke Batam Kota," kata Mustofa.
Staf BP KPBPB Batam, Tatang, mengatakan Fanny Habibie sosok pemimpin yang ramah kepada bawahan.
"Pak Fanny sangat familiar orangnya, ramah," kata Tatang.
Fanny Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Senin pagi, sekitar pukul 7.20 WIB. Adik kandung mantan Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie tersebut memiliki masalah dengan jantungnya sejak dua bulan terakhir ini.
Jusuf Effendi Habibie, anak ke lima dari delapan bersaudara, lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada 11 Juni 1937. Fanny Habibie lulus dari Akademi Angkatan Laut Surabaya pada 1961. Dia pernah menjabat sebagai Dirjen Perhubungan Laut pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dan terakhir sebagai Duta Besar RI untuk Belanda pada 2010.
(Y011/N001)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
