
Gubernur Kepri Siapkan Langkah Antisipasi Kenaikan BBM

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat dengan seluruh lembaga pemerintah dan negara yang ada di provinsi setempat untuk menentukan kebijakan pengendalian dampak kenaikan bahan bakar minyak.
"Kami telah menggelar rapat dengan seluruh unsur lembaga pemerintahan yang ada di Kepulauan Riau (Kepri) dan memutuskan kebijakan sebagai langkah antisipasi dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Kepri," kata Gubernur Provinsi Kepri, Muhammad Sani di Batam.
Dalam rapat tertutup tersebut, dihadiri Kepala Badan Pengusahaan (BP) Kawasan, Kapolda Kepri, Kajati Kepri, Kepala Bea dan Cukai Batam, Danrem Wirapratama, Pertamina, Danlanal dan seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Kepri.
Gubernur mengatakan, langkah pertama akan membentuk tim monitoring dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota yang diketuai Wakil Gubernur, Soerya Respationo untuk mengawasi suplai BBM dan kebutuhan pokok hingga ke lapangan.
"Hingga saat ini hampir seluruh daerah mengalami kekurangan kuota, maka penyalurannya harus diawasi agar sampai ke sasaran," kata dia.
Selanjutnya, seluruh kabupaten/kota diminta mengajukan kuota yang dibutuhkan sebelum Badan Pengelola Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH-Migas) menentukan kuota untuk Kepri.
Sementara, untuk mengendalikan harga pasar, kebijakan yang akan diambil oleh Pemerintah Provinsi Kepri adalah menggelar operasi pasar.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan Bulog, mereka siap menggelar operasi pasar jika dampak kenaikan BBM sangat membebani masyarakat," kata Sani.
Sani mengatakan, sebagai langkah awal akan terus dilakukan sosialisasi tentang alasan kebijakan penaikan harga BBM yang diambil oleh pemerintah.
"Yang tidak kalah pentingnya, pengawasan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan momen jelang kenaikan ini untuk melakukan penimbunan yang dapat meresahkan masyarakat," kata Gubernur.
Dengan langkah tersebut gubernur meyakini tidak akan terjadi penimbunan dan kelangkaan BBM di Kepri.
Selain itu gubernur juga meyakini, dampak kenaikan BBM akan bisa diatasi.
(KR-LNO/E010)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
