
Kadisdik Batam Tegur Kepala Sekolah SD Tiban

Batam (ANTARA Kepri) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau Muslim Bidin menegur kepala sekolah SD 011 Tiban karena dianggap arogan kepada siswa.
"Kasus itu tidak berat. Kami berikan teguran lisan saja," kata Kepala Dinas di Batam.
Ia membantah kepala sekolah menampar siswa yang berbelanja di luar sekolah.
"Kami sudah tanya, katanya hanya sebatas menarik rambut di atas kuping. Itu tanda sayang guru dengan murid," kata Muslim.
Kepala Dinas menyatakan menegur Kepala Sekolah agar tidak mengulangi tindakannya.
Ia juga meminta Kepala Sekolah membangun komunikasi dengan komite sekolah agar tidak ada salah paham dan tudingan tidak berdasar.
Selain itu, kepala dinas juga menurunkan tim pengawas untuk menyelidiki persoalan di sekolah dasar itu dan mencegahnya agar tidak berulang.
"Kami bina pendidik lewat pengawas sekolah. Kami tempatkan dua orang pengawas," kata dia.
Mengenai larangan siswa berbelanja makanan di luar sekolah, ia mengatakan itu demi kesehatan anak didik.
"Itu agar anak sekolah terhindar dari makanan berbahaya," kata dia.
Meski begitu ia mengingatkan pengelola kantin untuk mematok harga yang lebih murah dan bersih.
Kepala Dinas juga melarang kepala sekolah dan keluarganya mengelola kantin sekolah untuk menghindari konflik.
"Makanan di dalam kantin sekolah, kami minta lebih murah dan steril," kata dia.
Sementara itu, mengenai tudingan kepala dinas menerima uang dari berbagai pungutan liar di sekolah, ia membantahnya.
"Tidak ada satu pungutanpun yang dilegalkan Disdik. Saya mengharamkan segala pungli yang di sekolah. Saya katakan, saya tidak terlibat, itu saya haramkan," kata dia.
Sebelumnya puluhan orang tua muris SD 011 Tiban berunjuk rasa di sekolah itu meminta kepala sekolah untuk diganti.
Kepala sekolah dinilai ringan tangan karena kerap memukul siswa. (Y011/E001)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
