Logo Header Antaranews Kepri

Dishub Karimun Usulkan Penambahan Jadwal KMP Senangin

Jumat, 25 Mei 2012 00:20 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun mengusulkan agar Dirjen Perhubungan Laut menambah jadwal keberangkatan kapal motor penyeberangan (KMP) Senangin jurusan Karimun-Buton, Riau untuk mempercepat arus masuk barang dari Sumatra menuju Provinsi Kepulauan Riau.

"Kami segera melayangkan surat ke Dirjen Perhubungan Laut melalui Direktur ASDP agar menambah trayek kapal 'roro' tujuan Buton ditambah dari dua menjadi tiga kali setiap pekan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun Cendra Nawazir di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Cendra Nawazir mengatakan, jadwal keberangkatan KMP Senangin dari Pelabuhan Parit Rempak Kecamatan Meral menuju Buton yaitu Senin dan Jumat. Sedangkan penambahan jadwal yang diusulkan yaitu pada Rabu setiap pekan.

"Penambahan jadwal kami usulkan untuk mempercepat akses keluar masuk barang-barang dari daratan Sumatra menuju Kepulauan Riau maupun sebaliknya," katanya.

Dia mengatakan sejak KMP Senangin jurusan Buton beroperasi beberapa tahun lalu, arus masuk barang melalui truk-truk pengangkut bahan pokok terus meningkat. Apalagi dengan dibukanya trayek KMP Lome untuk jurusan Tanjungpinang-Karimun dan KMP Senangin jurusan Batam-Karimun.

KMP Lome berlayar setiap Senin dan Jumat, sedangkan KMP Senangin berangkat dari Batam setiap Rabu.

"Kehadiran 'roro' dari Tanjungpinang atau Batam berdampak positif terhadap jumlah kendaraan dan penumpang KMP Senangin jurusan Karimun-Buton. Kapal roro tersebut tidak pernah kosong karena menerima limpahan kendaraan dan penumpang dari Tanjungpinang maupun Batam," katanya.

Menurut dia, pengoperasian KMP Senangin juga memberikan dampak positif bagi arus perdagangan dan pendistribusian sembako dari Pekanbaru Riau atau Medan Sumatra Utara.

"Truk-truk sembako bisa langsung berangkat dari Pekanbaru, Medan atau daerah lain menuju Karimun, bahkan ke Batam dan Tanjungpinang. Hal ini tentu ikut mempengaruhi ketersediaan bahan pokok di Kepulauan Riau," ucapnya.

Keberadaan kapal roro yang berfungsi sebagai jembatan penghubung membawa perubahan besar bagi jalur pendistribusian sembako di Kepri yang selama ini mengandalkan transportasi laut.

"Selama ini sembako untuk kebutuhan Kepri diangkut dengan kapal laut, sekarang sudah ada jalur alternatif yang lebih cepat dan efisien," tuturnya.

Dia optimistis Dirjen Hubla menyetujui penambahan trayek tersebut karena roro perintis KMP Senangin mendapatkan predikat terbaik dibandingkan trayek roro sejenis di daerah lain.

"Predikat terbaik itu bukan kami yang menilai, tetapi dari pihak ASDP selaku pengelola. Indikatornya adalah jumlah kendaraan atau penumpang yang naik dengan ditandai kapal tidak pernah berlayar dalam keadaan kosong," ucapnya. (KR-RDT/S025)

Editor: Subagyo



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026