
Karimun Anggarkan Rp25 Miliar Bangun Pasar Baru

Karimun (ANTARA Kepri) - Pembangunan Pasar Baru Blok B di Kelurahan Sei Lakam, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, dianggarkan Rp25 miliar dengan sistem tahun jamak, kata Ketua Komisi C DPRD Karimun Rocky Marciano Bawole.
"Pasar Baru Blok B yang berlokasi di belakang swalayan Oriental dibangun dalam dua tahap, tahun ini dibangun dengan alokasi anggaran melalui APBD murni sebesar Rp9,1 miliar, selanjutnya dibangun pada 2013 sehingga anggaran keseluruhannya menjadi Rp25 miliar," kata Rocky di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Pasar Baru Blok B, kata Rocky, dibangun berdampingan dengan Blok A yang selesai dikerjakan pada akhir 2012.
"Pasar tersebut terdiri atas lantai dasar, lantai satu dan dua yang diperuntukkan bagi pedagang pakaian," ucapnya.
Sedangkan Pasar Baru Blok A diperuntukkan bagi pedagang sayur-mayur, ikan dan berbagai jenis dagangan basah lainnya.
"Pembangunan Blok A melalui proyek tahun jamak yang dituangkan dalam nota kesepahaman antara DPRD dengan pemerintah daerah. Kami berharap keberadaan pasar tersebut nantinya dapat menggantikan Pasar Puakang dan Pasar Sri Karimun yang sempit," ucapnya.
Dia meminta Dinas Pekerjaan Umum melakukan perencanaan matang agar proyek tersebut terealisasi sesuai dengan spesifikasi proyek.
"Kami tidak ingin proyek itu menimbulkan masalah seperti proyek-proyek tahun jamak lain yang menimbulkan masalah. Untuk itu, fungsi pengawasan dari dinas terkait harus jalan," ucapnya.
Dia juga meminta pengerjaan proyek itu tidak mengalami keterlambatan seperti yang terjadi pada proyek tahun jamak "Coastal Area" yang mengakibatkan kontraktor pelaksana dikenai denda seperseribu dari total nilai kontrak.
"Lelang proyek kami harapkan dilaksanakan transparan dan profesional," katanya.
Mengenai Pasar Baru Blok A, dia berharap sudah bisa ditempati pedagang pada Juli 2012, setelah masa pemeliharaan proyek habis.
"Masa pemeliharaan proyek itu enam bulan, sehingga kami minta dinas atau pihak yang mengelola pasar itu sudah bisa menempatkan para pedagang untuk berjualan," kata Rocky yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa.
Pembangunan Pasar Baru mendapat sambutan positif dari kalangan pedagang di Pasar Puakang.
"Kami menyambut baik jika aktivitas pasar dipindahkan ke sana, asalkan tidak memberatkan pedagang," kata Bujang, pedagang sayur.
Menurut dia, Pasar Puakang terlalu sempit sehingga menimbulkan kemacetan terutama pada pagi hari.
"Kalau di lokasi yang baru, kami lihat lokasinya luas, jalannya juga lebar. Akan terasa nyaman berjualan," ucapnya. (KR-RDT/R010)
Editor: Ridwan Chaidir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
