
Golkar Tunda Keputusan Koalisi untuk Pilkada

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Keputusan DPP Partai Golkar terkait strategi koalisi menjelang Pilkada Tanjungpinang, Kepulauan Riau, tahun 2012 yang seharusnya ditetapkan hari ini, ditunda.
"Rencana awal hari ini ditetapkan, tetapi karena Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Wilayah Barat, Syarif Cicip Sutardjo, masih ada kesibukan lainnya, maka ditunda," kata Ketua DPD Partai Golkar Tanjungpinang, Ade Angga, Jumat.
Ade belum dapat memastikan kapan dilaksanakannya rapat penetapan strategi koalisi menjelang Pilkada Tanjungpinang tahun 2012. Karena hal tersebut tergantung pada kesiapan DPP Partai Golkar.
"Dijadwalkan dalam tiga atau empat hari ke depan, tetapi kami belum dapat memastikan apakah tidak diundur lagi atau tidak," ungkapnya.
Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Golkar Kepulauan Riau, Agustar, mengemukakan, keputusan DPP Partai Golkar sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh DPD Partai Golkar Tanjungpinang. DPP Partai Golkar menerima dua rekomendasi yaitu berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Lis Darmansyah-Syahrul atau mengusung Maya Suryanti sebagai calon wali kota.
"Saya yang mengantarkan surat rekomendasi tersebut. Keputusan DPP Golkar tidak mungkin di luar rekomendasi yang diberikan pengurus Tanjungpinang," ungkapnya.
Berdasarkan peraturan organisasi, kata dia, strategi pemenangan Pilkada Tanjungpinang tahun 2012 diatur oleh pengurus Tanjungpinang, namun keputusannya berada di tangan pusat. DPD Partai Golkar Tanjungpinang harus melaksanakan keputusan DPP Partai Golkar.
"Keputusan itu wajib dilaksanakan," ujarnya.
Tim Pemenangan Partai Golkar Tanjungpinang dan Kepri telah melakukan komunikasi politik secara intensif dengan Maya Suryanti yang telah diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Persatuan Pembangunan (PKS dan PPP). Komunikasi politik akan membuahkan kesepakatan jika kedua belah pihak memiliki visi misi yang sama.
"Kalau dengan Lis Darmansyah sejak dulu komunikasi telah terjalin," katanya. (KR-NP/M009)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
