Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur: Pengelolaan Potensi Pariwisata Belum Optimal

Kamis, 7 Juni 2012 22:31 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kepulauan Riau menyatakan, pengelolaan potensi pariwisata di wilayah tersebut harus ditingkatkan, karena selama ini dinilai belum optimal.

"Selama ini, potensi pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri) belum optimal digarap. Tentu ini harus menjadi pemikiran bersama ke depannya," kata Gubernur Kepri, HM Sani saat menggelar rapat dengan Bupati Bintan Ansar Ahmad, Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan dan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Gedung Daerah, Kamis.

Ia berharap seluruh kepala daerah Batam, Tanjungpinang dan Bintan serius menggarap potensi pariwisata Kepri dapat menjadi salah satu tujuan pariwisata unggulan Indonesia.

Sebenarnya, kata dia, potensi pariwisata di Kepri cukup besar jika merujuk Singapura. Presiden saat berkunjung ke Kepri pekan lalu juga meminta Kepri dapat menggenjot sektor pariwisata.

"Saat ini, Singapura yang kecil seperti itu saja, tingkat kunjungan wisatawannya bisa sampai 14 juta orang/tahun. Untuk itu, perlu dipikirkan bagaimana meningkatkan pariwisata Kepri minimal sampai 3 juta orang dari sekitar 1,4 juta wisatawan saja," katanya.

Menanggapi hal ini, Bupati Bintan Ansar Ahmad, mengatakan, pihaknya merespons rencana Presiden dan gubernur meningkatkan pariwisata ke Kepri, salah satunya dengan menyelenggarakan sejumlah perlombaan yang bisa dipadukan dengan kabupaten dan kota lainnya.

"Rapat kerja para duta besar akan digelar di Bintan. Selain itu, kegiatan surfing juga akan dilakukan di Bintan yang tentunya akan menarik pariwisata ke Tanjungpinang," papar Ansar.

Sementara untuk Tanjungpinang, pemerintahnya berencana menggelar kegiatan pariwisata berupa kebudayaan, diantaranya malam kesenian dan kegiatan nasional akan dikembangkan.

"Kegiatan ini akan kami kembangkan," ungkapnya.

Untuk Batam, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, mengatakan, pihaknya memiliki dua program pariwisata. Jangka pendek, Batam akan menggelar Batam International Culture dan Culiner Festival.

"Nanti, kami akan menggelar parade budaya nusantara. Parade ini akan melibatkan seluruh suku di Indonesia yang berada di Batam," papar Dahlan.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau (BPS), Badar, mengemukakan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kepri pada April 2012 mencapai 136.876 orang, mengalami penurunan sebesar 9,98 persen dibanding jumlah wisman pada bulan sebelumnya yang mencapai sebanyak 152.045 orang.

"Dibandingkan dengan April 2011 kunjungan wisman April 2012 mengalami kenaikan, yaitu sebesar 0,22 persen," kata Badar.

Wisman yang berkunjung ke Kepri pada April 2012 sebesar 68,54 persen masuk melalui pintu masuk yang ada di Kota Batam dengan jumlah wisatawan 93.813 orang.

"Wisman yang berkunjung ke Kepri pada April 2012 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase sebesar 42,28 persen dari jumlah wisman pada April 2012," ujarnya. (KR-NP/N001)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026