
Tiga Pembangkit Swasta Pasok Listrik Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Sebanyak tiga pembangkit swasta milik kawasan Industri Batamindo, Panbil, dan Tunas Energi memasok kebutuhan listrik Kota Batam setelah pembangkit milik PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (b'right PLN Batam) mengalami gangguan.
"Saat ini kami dibantu tiga pembangkit swasta itu untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan. Namun belum juga mencukupi, sehingga pemadaman bergilir masih terjadi," kata Direktur Utama PLN Batam, Dadan Kurniadipura di Batam, Jumat.
Dadang mengatakan dari ketiga pembangkit tersebut, PLN Batam memperoleh daya 18 megawatt (MW) sementara defisit daya yang hilang akibat kerusakan Pembangkit Panaran sebanyak 40 MW.
"Jadi kami masih kekurangan 22 MW. Terpaksa kami masih melakukan pemadaman, hingga perbaikan selesai," kata dia.
PLN Batam mengimbau pada masyarakat agar hemat menggunakan tenaga listrik dengan cara tidak menghidupkan lampu atau alat elektronik lain yang tidak diperlukan agar waktu pemadaman bergilir bisa dikurangi.
"Bila masyarakat bisa berhemat, pemadaman bergilir akan bisa dikurangi. Saya harap hal tersebut bisa dilakukan masyarakat," kata Dadan.
Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan meminta jika PLN Batam harus melakukan pemadaman harus dilakukan pada siang hari agar tidak begitu berpengaruh bagi masyarakat.
"Saya minta pada PLN Batam agar tidak melakukan pemadaman pada malam hari, agar masyarakat tidak begitu terganggu," kata Dahlan.
Wali Kota juga meminta PLN Batam segera melakukan perbaikan terhadap pembangkit mereka agar pemadaman di Batam tidak terjadi lagi.
"Kami minta PLN Batam segera melakukan perbaikan. Jangan sampai masyarakat merasa terganggu," Kata Dahlan.
Pemadaman yang terjadi sekitar satu bulan terakhir telah dikeluhkan warga Batam karena menganggu aktivitas mereka. (KR-LNO/M009)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
