
Prestasi Putra Penarah Inspirasi Bagi Pemuda Desa

Karimun (ANTARA Kepri) - Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan prestasi yang diraih dua putra Desa Penarah, Kecamatan Kundur Utara pada Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional Ambon menjadi inspirasi bagi pemuda desa di bidang seni baca Al Quran.
Dua putra Desa Penarah itu masing-masing Anisa Febrika yang meraih juara I cabang tilawah anak-anak, dan Aidil Zakatul Izad peraih juara II cabang tartil.
"Sungguh mengagumkan, dua anak desa mampu meraih prestasi membanggakan pada MTQ tingkat nasional. Prestasi keduanya diharapkan menjadi inspirasi bagi yang lain agar gemar membaca dan belajar seni baca Al Quran," kata Nurdin dalam peringatan Israk dan Mikraj Nabi Muhammad SAW di Desa Penarah, Jumat.
Nurdin mengatakan prestasi kedua putra Penarah itu patut menjadi bahan perbincangan di tengah-tengah masyarakat untuk mendorong generasi muda gemar membaca Al Quran.
"Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan keagamaan sejalan dengan azam (slogan) Kabupaten Karimun, yaitu peningkatan iman dan takwa," kata dia.
Dukungan yang diberikan pemerintah daerah, kata dia, di antaranya dengan menumbuhkembangkan taman pendidikan Al Quran (TPQ) hingga tingkat kelurahan dan desa.
"Pemerintah daerah juga sudah sejak lama memberikan insentif kepada guru TPQ agar lebih serius mengajar anak didik seni baca Al Quran," katanya.
Kepala Desa Penarah Saharuddin mengaku bangga dengan prestasi yang diraih Anisa dan Aidil.
"Ini semua tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan TPQ sampai tingkat desa," kata dia.
Di Penarah yang berpenduduk sekitar 1.572 jiwa dengan 420 kepala keluarga, menurut dia, terdapat satu TPQ, dengan anak didik mencapai ratusan orang.
"Anak-anak belajar membaca Al Quran seusai pulau sekolah, sekitar pukul 14.00 WIB. Dengan keberadaan TPQ itu, Desa Penarah berhasil meraih juara umum MTQ tingkat kecamatan empat kali berturut-turut," kata dia.
Dia berharap akan muncul putra-putri Penarah lain yang mampu meraih prestasi di tingkat nasional.
"Kalau sekarang ada dua anak yang meraih prestasi di tingkat nasional, maka di masa mendatang diharapkan menjadi tiga atau empat," ucapnya.
Ketua Kafilah MTQ Karimun Azhar Hasyim mengatakan Anisa Febrika dan Aidil Zakatul Izad memiliki bakat yang luar biasa dalam seni baca l Quran.
"Keduanya pernah diuji oleh hakim internasional di Johor, Malaysia. Hakim itu mengatakan kemampuan seni baca Al Quran keduanya luar biasa, tidak heran mereka meraih juara di MTQ tingkat nasional," ucapnya.
Azhar juga mengatakan, selain Anisa dan Aidil, masih ada tiga putra Karimun yang meraih prestasi pada MTQ Ambon, yaitu Farida Fransiska peraih juara I cabang tafsir Bahasa Indonesia dewasa putri, Sofyan Muttaqin peraih juara II cabang tafsir Bahasa Indonesia dewasa putra dan Taharatul Hidayah yang meraih juara III cabang tafsir Bahasa Arab dewasa putri.
"Karimun mengutus 13 qori untuk mewakili Kepri pada MTQ Ambon. Namun yang meraih prestasi hanya lima orang, mudah-mudahan di masa mendatang bisa lebih banyak lagi," ucapnya.
Desa Penarah merupakan desa kecil yang masih tertinggal dibanding desa lain di Karimun. Desa tersebut berada di Pulau Belat yang memiliki empat desa, tiga desa lainnya yaitu Desa Sei Asam, Lebuh dan Sebele.
Jarak tempuh menuju Desa Penarah sekitar satu jam jika menggunakan pompong (kapal rakyat) dari Tanjung Balai Karimun Pulau Karimun Besar dan 25 menit dengan kapal cepat. (KR-RDT/B/H-KWR/H-KWR)
Editor: Kaswir
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
