Logo Header Antaranews Kepri

Jumhur Pejabat Negara Pertama Kunjungi Pengungsi Rohingya

Jumat, 3 Agustus 2012 02:46 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat menjadi pejabat negara pertama yang mengunjungi para pengungsi Muslim asal Rohingya, Myanmar di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang, Kepri, Kamis.

Dalam kunjungan mendadak dalam rangkaian Safari Ramadhan itu, Jumhur menyampaikan keprihatinan dan solidaritas sesama umat Muslim.

Selain pengungsi asal Afghanistan di Rudenim Tanjungpinang terdapat 82 pengungsi asal Rohingya. Penduduk Muslim Rohingya saat ini mendapat perlakuan kekerasan dan pembantaian dari pemerintah junta militer Myanmar.

"Sabar ya, pemerintah Indonesia mendesak Myanmar memperlakukan penduduk Rohingya dengan baik," katanya.

Dalam kunjungan itu, Jumhur mendapat gambaran dari para pengungsi yang seluruhnya pria itu.

"Kami diteror habis-habisan, tempat ibadah dibakar penduduk dibunuh," kata Muhammad Yunus, salah satu pengungsi Rohingya yang sudah fasih berbahasa Indonesia.

Mereka pada umumnya telah tinggal di Rudenim itu telah berjalan sembilan bulan.

Dari 82 pengungsi itu sudah ada sembilan orang yang sedang dalam proses penempatan ke negara-negara yang menerima pengungsi sebagai penduduk.

"Rakyat Indonesia sangat marah terhadap pemerintah Myanmar yang melakukan pembantaian dan kejahatan kemanusiaan terhadap penduduk Muslim Rohingya," kata Jumhur.

Petugas imigrasi Ohan Suryana yang mendampingi dalam pertemuan itu menyatakan Indonesia bukan negara yang menerima pengungsi secara permanen sehingga penanganan mereka di tempat itu hanya sementara untuk dicarikan negara yang bisa menerima mereka sebagai penduduk. (B009/R010)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026