
Jangan Tertipu Jual Beli "Online" Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Yayasan Lembaga Konsumen Muslim Batam (YLKMB) mengimbau masyarakat mewaspadai penipuan jual-beli barang elektronik dan "handphone" secara "online" dengan alamat penjual di sejumlah pusat perbelanjaan di Batam.
"Penipuan jual beli 'online' dengan modus membawa nama Batam semakin marak, konsumen perlu hati-hati. Sudah banyak yang tertipu," kata Sekretaris YLKMB, Aries Kurniawan, Selasa.
Aries menjelaskan, biasanya modus penipuan menggunakan situs-situs untuk menawarkan produk elektronik khususnya handphone dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga sebenarnya.
"Biasanya dalam situs-situs tersebut tercantum alamat pusat perbelanjaan di Batam, lengkap dengan nomor ponsel serta surat izin tempat usaha sehingga tidak menimbulkan kecurigaan bahwa alamat itu fiktif," kata dia.
Aries mengatakan, masyarakat mudah tertipu karena mengenal Batam sebagai pusat penjualan alat elektronik termasuk ponsel dengan harga murah.
"Setelah ada yang berminat membeli, penjual akan meminta sejumlah uang jaminan dan uang pembelian produk kepada konsumen dengan mengirimkan ke rekening pelaku. Setelah uang dikirim barangnya tidak dikirim seperti perjanjian," kata dia.
YLKMB, kata dia, hingga saat ini masih kesulitan untuk melacak dan menertibkan situs-situs jual beli dengan alamat fiktif tersebut.
"Permasalahannya kami tidak bisa menjangkau pelakunya, konsumen juga tidak tahu. Melalui websitenya, kami sudah telusuri alamatnya. Nnomor yang dipasang sering diganti oleh pemilik situs," kata Aries.
Ia menyarankan sebaiknya konsumen lebih selektif dalam melakukan transaksi jual beli online yang berasal dari Batam.
"Konsumen harus lebih selektif dan jangan mudah percaya dengan situs yang menawarkan barang-barang berharga. Bila ingin membeli baiknya melalui orang yang dikenal di Batam," kata dia.
Aries mengatakan, sudah banyak pengaduan yang masuk ke YLKMB mengenai penipuan tersebut. (LNO/S023)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
