
13 Calon Haji Tanjungpinang Berisiko Tinggi

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Kementerian Agama Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, menyatakan, sebanyak 13 calon jemaah haji asal kota itu berisiko tinggi, karena sudah berusia lanjut.
"Dari hasil pemeriksaan kesehatan, ditemukan beberapa calon haji yang menderita sakit cukup berat," kata Kepala Kementerian Agama Tanjungpinang, Abu Sofyan, Rabu.
Jumlah calon haji Tanjungpinang sebanyak 213 orang, terdiri dari 85 orang laki-laki dan 128 orang wanita.
Jemaah haji yang berusia 71 tahun lebih dari 16 orang, usia 61-70 tahun sebanyak 51 orang. Usia 51-60 tahun sebanyak 80 orang, usia 41-50 tahun 49 orang, usia 31-40 tahun 14 orang dan usia 21-30 tahun sebanyak 3 orang.
"Jemaah haji paling banyak berusia 51-60 tahun," ungkapnya.
Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan melepas sebanyak 213 calon jemaah haji tadi malam di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang. Para jemaah siap diberangkatkan pada 20 September 2012 pukul 8.30 melalui Pelabuhan Internasional Tanjungpinang menuju embarkasi Batam yang tergabung pada kloter pertama.
Kloter pertama terdiri dari 5 rombongan yaitu Tanjungpinang, Lingga sebanyak 56 orang, Batam 45 orang, Bintan 60 orang, Natuna 70 orang dengan ketua kloter Yusuf, sedangkan tim pemandu ibadah Muhammad Safii didampingi tim pemandu haji daerah Sunario.
"Dokumen jemaah juga sudah dipersiapkan dan sudah diserahkan kepada jemaah," kata Abu.
Dalam rangka menyukseskan keberangkatan dan pemulangan calon haji sudah dilakukan berbagai macam persiapan termasuk pembekalan jemaah melalui manasik haji .Selain itu juga sudah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan melalui Dinas Kesehatan Tanjungpinang sejak tanggal 4-6 September lalu. (NP/E001)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
