Logo Header Antaranews Kepri

BP Batam beri fasilitas untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco City

Minggu, 20 Juli 2025 13:38 WIB
Image Print
Barang-barang warga yang sedang dipindahkan ke rumah baru untuk warga terdampak Rempang Eco City. (ANTARA/HO-BP Batam)

Batam (ANTARA) - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau, memastikan warga terdampak pengembangan Rempang Eco City akan mendapatkan berbagai fasilitas penunjang mulai dari perumahan, fasilitas umum dan dukungan kapal hingga alat tangkap untuk nelayan.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah konkret untuk memastikan relokasi warga ke Tanjung Banun berjalan adil dan manusiawi.

"Selain komplek perumahan, warga akan mendapatkan sertifikat hak milik (SHM), fasilitas pendidikan seperti SD dan SMP, pemakaman, serta dermaga dan alat tangkap ikan," ujar Amsakar saat dikonfirmasi di Batam, Minggu.

Menurut dia, program tersebut akan menjadi percontohan dalam penanganan relokasi warga di berbagai proyek nasional lainnya.

"Ini bentuk konkret bahwa negara hadir dan memberikan perhatian yang sungguh-sungguh. Tahun pertama akan dibangun sekitar 150 rumah, dermaga, dan bantuan alat tangkap," katanya.

BP Batam menyebutkan bahwa alat tangkap yang disiapkan berjumlah 34 unit kapal. “Ada 24 unit berasal dari BP Batam dan 10 unit dari Kementerian Transmigrasi,” kata Amsakar, selain menyampaikan progres pembangunan perumahan bagi warga terdampak.

"Saat ini sudah terbangun 304 unit rumah, dan 182 unit di antaranya berstatus siap huni. Sementara dari Kementerian Transmigrasi, Insya-Allah akan dibangun 200 unit rumah lagi," ujar dia.

Setiap unit rumah yang dibangun memiliki luas lahan 500 meter persegi, menurut Amsakar.

Warga yang telah menyetujui relokasi dapat langsung memproses penerbitan SHM-nya. Namun, ia mengatakan masih ada sebagian warga yang belum menentukan pilihan rumah sehingga proses penerbitan SHM belum bisa dilanjutkan.

"Kami cek kembali data warga penerima SHM, yang pasti jika sudah sepakat dan rumah sudah dipilih, langsung diurus dan diserahkan," kata Amsakar.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026