
Pertamina: Sisa BBM Bersubsidi Batam Masih Cukup

Batam (ANTARA Kepri) - PT Pertamina wilayah Kepulauan Riau (Kepri) menjamin pasokan bahan bakar minyak bersubisdi mencukupi hingga akhir tahun meski dalam beberapa pekan terakhir terjadi kelangkaan yang menyebabkan antrean panjang di Batam.
"Persediaan untuk Kota Batam dan seluruh wilayah Kepri mencukupi. Mulai 26 November kemarin Pertamina pusat juga telah memerintahkan pencabutan kebijakan pengendalian BBM. Jadi pasokan sekarang lancar lagi," kata Sales Manajer Area PT Pertamina Kepri, I Ketut Permadi di Batam, Kamis.
Ketut Permadi mengatakan akan tetap menyalurkan BBM bersubsidi ke seluruh lembaga penyalur sesuai dengan kebutuhan setiap hari.
"Kami tetap akan salurkan dan dijaga agar persediaan yang ada benar-benar bisa mencukupi sampai akhir tahun. Kami juga akan bekerja sama dengan pihak terkait meminimalkan penyelewengan," kata dia.
Dia mengatakan, sebenarnya kelangkaan yang terjadi di Batam beberapa waktu terakhir dan mencapai puncaknya pada 26-27 November 2012 juga terjadi di seluruh Indonesia.
"Kelangkaan yang terjadi kemarin juga terjadi pada daerah lain. Bukan hanya di Batam," kata Ketut.
Beberapa hari terakhir BBM bersubsidi terutama premium menghilang di Batam hingga membuat masyarakat harus beralih ke pertamax dengan harga jual sekitar Rp10.400 per liter.
Kepala Operasional Depot BBM Pertamina Kabil Batam Lambok Tambunan mengatakan hingga 28 November 2012 persediaan pertamax untuk Batam masih 603.883 liter, premium 5.449.722 liter dan solar 5.336.701 liter.
"Dengan total persediaan tersebut masih mencukupi untuk kebutuhan Batam selama enam hari. Sementara kapal berikutnya akan datang lima hari mendatang," kata dia.
Ia mengatakan, pasokan BBM untuk Batam biasanya berasal dari Tanjunguban, Dumai Riau, Plaju, Sumatra Selatan, dan Balikpapan Kalimantan Timur.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kota Batam, Amsakar Ahmad meminta masyarakat tidak panik karena persediaan mencukupi hingga akhir tahun.
"Persediaan mencukupi, jadi masyarakat tidak perlu panik lagi. Saat ini kondisi pasokan di semua SPBU sudah normal," kata dia. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
