Logo Header Antaranews Kepri

Indonesia kutuk keras penyerbuan terhadap Masjid Al-Aqsa oleh Israel

Selasa, 5 Agustus 2025 15:10 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pemandangan Masjid Al Aqsa dan bentangan kota Yerusalem. ANTARA/Anadolu/aa.
Kementerian Luar Negeri Palestina pada Sabtu memperingatkan adanya rencana kelompok pemukim ilegal Israel untuk melakukan penyerbuan massal ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pada Minggu.

Aksi tersebut bertepatan dengan peringatan Tisha B’Av, hari berkabung dalam tradisi Yahudi yang dikaitkan dengan penghancuran First and Second Temples.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam “kampanye hasutan dan persiapan pemukim” untuk penyerbuan tersebut, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut mencerminkan tekad Israel untuk menargetkan Masjid Al-Aqsa serta secara bertahap memperkuat kendali atas situs suci tersebut.

Kementerian tersebut menuduh Israel menggunakan acara keagamaan untuk mendukung agenda kolonial dan ekspansionisnya, serta mengubah status quo historis dan legal dari situs-situs suci umat Muslim dan Kristen.

Kementerian juga mendesak komunitas internasional agar mengambil langkah konkret untuk melindungi rakyat Palestina, terutama Yerusalem dan situs-situs sucinya.

Pemerintah Provinsi Yerusalem turut memperingatkan eskalasi berbahaya dan menyatakan bahwa rencana penyerbuan tersebut bukan sekadar tindakan keagamaan yang terisolasi, melainkan bagian dari upaya terencana untuk melemahkan status hukum dan sejarah Al-Aqsa serta memberlakukan kedaulatan Israel.

Seruan tahun ini muncul di tengah meningkatnya penghasutan, hanya beberapa minggu setelah Kepala Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memerintahkan polisi untuk mengizinkan pemukim ilegal menyanyi dan menari di dalam kompleks masjid.

Sumber: Anadolu

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia kecam keras penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh Israel

Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026