
Keberangkatan KM Sirimau Tertunda Sembilan Jam

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Keberangkatan kapal Pelni KM Sirimau dari Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menuju sejumlah daerah di Indonesia bagian timur tertunda sembilan jam akibat keterlambatan kedatangan kapal tersebut.
"Kami kurang tahu penyebab kapal tersebut terlambat datang, namun sekarang kapal sudah berlayar," kata Manager Ekonomi Pelni Tanjungpinang-Bintan, Junaidi di Tanjungpinang, Kamis.
Junaidi mengatakan, KM Sirimau menurut jadwal masuk di Pelabuhan Sri Bayintan pada Rabu malam dan berangkat kembali pada pukul 23.00 WIB. Namun kapal tersebut baru sandar di pelabuhan pada pukul 04.00 WIB, Kamis.
"Kapal bertolak kembali pada pukul 08.00 WIB membawa lebih dari 700 penumpang," ujarnya.
Ratusan penumpang yang sudah menunggu kedatangan kapal sejak Rabu malam terpaksa bermalam di pelabuhan hingga KM Sirimau datang pada Kamis pagi.
"Penumpang yang bermalam di pelabuhan kebanyakan mereka yang datang dari luar daerah, sementara yang berasal dari Bintan dan sekitarnya sudah kami beritahu mengenai keterlambatan itu," ujarnya.
Salah seorang penumpang, Mali, mengaku kecewa dengan keterlambatan kapal tersebut karena dirinya harus bermalam di pelabuhan bersama ratusan penumpang lainnya.
"Mau tidak mau kami terpaksa tidur di pelabuhan," ujar Mali yang akan bertolak menuju NTT.
KM Sirimau kembali berlayar dari Kijang menuju sejumlah daerah dengan rute Bangka Belitung, Tanjungpriok, Semarang, Batu licin, dan terus ke Indonesia Timur seperti Flores, NTT.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
