Pemkab Natuna gelontorkan Rp1,8 M bangun fasilitas di SD 13 Ranai

id Natuna,Kepri,Pendidikan,DAU,Sekolah,Pagar

Pemkab Natuna gelontorkan Rp1,8 M bangun fasilitas di SD 13 Ranai

Gedung SDN 013 Ranai di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 miliar untuk pembangunan sejumlah fasilitas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 013 Ranai, Kecamatan Bunguran Timur.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin, di Natuna, Senin, mengatakan pembangunan yang dilakukan meliputi ruang guru yang terintegrasi dengan ruang kepala sekolah serta lanjutan pembangunan pagar dan gerbang sekolah.

Dana yang dialokasikan untuk pembangunan ruang guru mencapai Rp837 juta, sementara untuk pembangunan pagar dan gerbang sebesar Rp999 juta. Saat ini kedua proyek tengah memasuki tahap pengumuman pascakualifikasi.

"Proyek pembangunan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) bidang pendidikan," ucap dia.

Menurut Jarmin, pembangunan pagar sekolah sangat penting karena SDN 013 Ranai berlokasi tidak jauh dari aliran sungai, sehingga keberadaan pagar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa. Selain itu, pagar juga diharapkan mampu melindungi lingkungan sekolah dari gangguan luar.

Baca juga: Lima unit SPPG dalam proses pembangunan di Karimun

Sementara pembangunan ruang guru yang terhubung dengan ruang kepala sekolah ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan tenaga pendidik, baik saat beristirahat, bekerja, maupun menerima tamu. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan kualitas layanan pendidikan semakin meningkat.

“Pendidikan merupakan salah satu bidang yang menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Peningkatan fasilitas sekolah adalah bagian dari komitmen kami dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas,” ujar dia.

Jarmin menambahkan, Pemkab Natuna akan terus berupaya memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, tidak hanya di sekolah-sekolah yang berada di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah kecamatan dan desa.

“Kita akan melakukan pembangunan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi keuangan,” kata dia.

Baca juga: Bea Cukai Batam gagalkan penyelundupan 20 ton pasir timah asal Bangka Belitung

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2025


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE