
Puluhan Lapak Pedagang Batam Dibongkar Paksa

Batam (Antara Kepri) - Puluhan lapak pedagang barang bekas di sekitar Pasar Tos 3000 Kota Batam dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja karena dianggap mengganggu pengguna jalan, Kamis pagi.
Dengan menggunakan beberapa mobil bak terbuka, satu persatu lapak yang memakan badan jalan sehingga sering mengakibatkan kemacetan dirobohkan dan diangkut petugas.
Pemilik lapak yang terbuat dari kayu tidak dapat berbuat banyak. Mereka sebisa mungkin menyelamatkan barang dagangan sementara petugas membongkar tempat mereka berdagang.
"Pemerintah kota telah memperingatkan dan beberapa kali berembug dengan pedagang. Mereka menyetujui untuk tidak lagi berjualan di badan jalan. Namun nyatanya mereka tetap berjualan," kata seorang petugas Pol PP, Bahtiar.
Ia mengatakan, keberadaan para pedagang selama ini sangat mengganggu pengguna jalan.
"Sudah berkali-kali diperingatkan. Namun tidak diindahkan, terpaksa kami harus membongkar lapak-lapak mereka," kata dia.
Wakil Wali Kota Batam, Rudi, Sebelumnya mengatakan akan melakukan penataan pedagang di sekitar Pasar Tos 3000 dan wilayah lain di Batam.
Ia mengatakan, bersama pihak swasta telah membangun kios-kios yang diperuntukkan bagi pedagang kawasan tersebut yang letaknya tidak begitu jauh.
Sebagian pedagang, kata dia, akan dipindahkan ke Pasar Angkasa kawasan Jodoh.
Kepala Dinas Koperasi Pasar dan UKM Kota Batam, Febrialin mengatakan pemerintah akan medata dan menata keberadaan pedagang kaki lima agar tidak menganggu keindahan kota.
"Kami sedang melakukan pendataan. Mereka akan ditata agar tidak mengganggu keindahan kota," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
