
Menko Yusril ajak generasi muda jaga warisan Melayu di Tabligh Akbar Sumpah Pemuda Lingga

Tanjungpinang (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Profesor Yusril Ihza Mahendra mengajak generasi muda menjaga warisan Melayu pada Tabligh Akbar peringatan Sumpah Pemuda ke-97 di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).
Menko Yusril Ihza Mahendra dalam sambutannya menegaskan bahwa Melayu bukan hanya soal etnis, tetapi juga mencakup bahasa, budaya, dan agama.
“Bahasa Melayu adalah bahasa pemersatu bangsa. Di dalamnya terkandung nilai-nilai Islam dan moral bangsa yang harus kita jaga,” ujar Yusril di hadapan jamaah Tabligh Akbar di halaman Kantor Bupati Lingga, Senin (27/10) malam.
Dalam kegiatan peringatan Sumpah Pemuda kali ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kanwil Kemenkum Kepri) Edison Manik dan Kepala Bidang Advokasi Hukum BPHN Masan Nurpian turut mendampingi Menko Yusril dan jajaran.
Acara ini mengangkat tema “Membentuk Generasi Bangsa yang Beriman, Bertaqwa, dan Berdaya Saing” dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Bupati Lingga Muhammad Nizar, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Bupati Lingga Muhammad Nizar menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Menko Yusril dan rombongan.
Baca juga: Menko Yusril ajak masyarakat di Kepri jaga keislaman dan kemelayuan
Ia berharap kehadiran Menko Kumham Imipas dapat membawa semangat dan keberkahan bagi masyarakat Lingga.
Senada, Gubernur Kepri Ansar Ahmad memaparkan potensi besar wilayah Kepulauan Riau yang memiliki lebih dari 2.400 pulau.
"Kunjungan Pak Menko Yusril ini menjadi langkah awal memperkuat pembangunan daerah, khususnya di bidang hukum, pendidikan, dan kebudayaan," ucap Ansar.
Acara Tabligh Akbar juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Abdil Muhadir Ritonga, yang mengingatkan pentingnya pendidikan dan akhlak dalam membentuk generasi muda yang kuat dan berkarakter. Ia juga mengapresiasi program tahfidz yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kepri.
Melalui kegiatan Tabligh Akbar ini, semangat Sumpah Pemuda kembali digelorakan dengan sentuhan nilai-nilai keagamaan dan budaya Melayu.
Kehadiran Kanwil Kemenkum Kepri menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter bangsa yang religius, berakhlak, dan berkeadilan di Bumi Segantang Lada.
Baca juga: Yusril Ihza Mahendra ziarah ke Pulau Penyengat, teguhkan jati diri bangsa dari tanah Melayu
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
