Logo Header Antaranews Kepri

BUMD Batam akan Kelola Tujuh Pelabuhan

Senin, 25 Maret 2013 20:47 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Badan Usaha Milik Daerah Badan Usaha Pelabuhanan Batam, Kepulauan Riau, akan mengelola tujuh pelabuhan di kota itu.

"Mulai tahun ini sudah bisa bisnis dengan mengelola tujuh pelabuhan yang kami miliki," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri di Batam, Senin.

Tujuh pelabuhan yang dimaksud adalah pelabuhan pengumpan di antaranya Pelabuhan Tanjung Riau, Pelabuhan Pancung Sekupang, Pelabuhan Sagulung, Pelabuhan Dapur 12.

Diharapkan, mulai tahun ini pemerintah mulai menuai pendapatan asli daerah dari usaha kepelabuhanan.

Dari tujuh pelabuhan itu, BUD akan mengail keuntungan dari sewa perairan untuk kapal tambat, jual air, sandar kapal dan lainnya.

"Ini bisnisnya pemerintah untuk memaksimalkan pengelolaan potensi yang ada," kata dia.

Saat ini, pembentukan BUP tinggal menunggu SIUPP dan TDP, kata dia."Akta dan notarisnya sudah selesai," kata dia.

Mengenai pucuk pimpinan BUD, ia mengatakan sudah ditetapkan sesuai rekomendasi Wali Kota dan ditetapkan bersama DPRD. Namun ia enggan menyebut nama-namanya.

Menurut Zulhendri, pucuk pimpinan itu hanya bersifat sementara hingga BUD bisa berdiri sendiri dan mandiri.

"Ini hanya sementara. Paling satu dua tahun habis itu ganti, ada seleksi, fit and proper test," kata dia.

Sementara itu, dalam surat rekomendasi yang diterima Antara, Wali Kota Batam Kepulauan Riau Ahmad Dahlan mengusulkan Agussahiman yang kini Sekretaris Daerah Kota menduduki komisaris utama Badan USaha Pelabuhan Batam.

Dalam surat rekomendasi, Wali Kota mengusulkan Agussahiman yang sekarang menjabat Sekretaris Daerah Kota Batam menjadi Komisaris Utama PT Pelabuhan Batam Indonesia (PBI), lalu Kepala Dinas Perhubungan Zulhendri menjadi komisaris dan Failasuf yang kini Kepala Bidang Laut dan Udara Dishub menjadi Direksi.

Catatan Antara menunjukkan, Failasuf yang diajukan Wali Kota adalah Kepala Bidang Laut dan Udara Dinas Perhubungan Kota Batam.

Ia pernah menempuh pendidikan dan pelatihan ahli kepelabuhanan yang dilaksanakan Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan pada 2012. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026